Oslo,EKOIN.CO- Negara-negara anggota NATO tengah dibuat sibuk dengan operasi perburuan tiga kapal selam Rusia yang diduga mendekati kapal induk Amerika Serikat, USS Gerald R Ford, di lepas pantai barat Norwegia. Pergerakan kapal selam tersebut memicu kewaspadaan tinggi, terutama karena terjadi di kawasan strategis Samudra Atlantik Utara yang menjadi jalur vital pertahanan NATO. Gabung WA Channel EKOIN.
Operasi Kapal Selam Rusia Picu Kekhawatiran NATO
Sejak Minggu lalu, sedikitnya 12 pesawat khusus dikerahkan oleh negara-negara anggota NATO untuk mencari jejak kapal selam Rusia tersebut. Pesawat pengintai maritim P-8 Poseidon milik Inggris, Amerika Serikat, dan Norwegia secara intensif melakukan patroli udara dari basis mereka di Skotlandia, Islandia, dan Norwegia.
Kendati sudah dilakukan pencarian berhari-hari, hingga kini operasi tersebut belum membuahkan hasil. NATO belum dapat memastikan keberadaan tiga kapal selam Moskow yang diduga menyusup ke wilayah perairan dekat armada tempur AS itu.
Norwegia, salah satu negara yang paling berkepentingan dalam operasi ini, mengandalkan lima pesawat P-8 Poseidon yang ditempatkan di Pangkalan Udara Evenes, kawasan Lingkaran Arktik. Pesawat-pesawat ini memiliki kemampuan deteksi bawah laut yang canggih, namun pencarian tetap menemui kesulitan karena luasnya area patroli.
Latihan Militer dan Posisi Kapal Induk AS
Sementara itu, posisi pasti Kelompok Tempur USS Gerald R Ford tidak diungkapkan secara detail. Namun, sumber militer menyebutkan bahwa kapal induk tersebut kemungkinan berada di kawasan luar kepulauan Lofoten, Norwegia utara, di tengah pelaksanaan latihan militer gabungan.
Pihak militer Norwegia menegaskan bahwa mereka tidak bisa memberikan keterangan lebih lanjut mengenai aktivitas yang berlangsung. “Demi alasan keamanan, Angkatan Bersenjata tidak ingin memberikan rincian lebih lanjut tentang aktivitas yang akan datang saat ini,” ujar militer Norwegia, dikutip dari The Barents Observer, Kamis (28/8/2025).
Ketegangan ini menambah daftar panjang interaksi militer antara Rusia dan NATO di kawasan Laut Barents serta Atlantik Utara. Situasi tersebut dipandang sebagai bagian dari dinamika geopolitik yang semakin intens setelah invasi Rusia ke Ukraina.
Sejumlah analis menilai, pergerakan kapal selam Rusia di kawasan perairan Norwegia bukanlah hal baru. Aktivitas itu disebut sebagai strategi Moskow untuk menunjukkan kekuatan militer lautnya sekaligus menguji kesiapsiagaan NATO dalam menjaga wilayah perbatasan maritim.
Bagi NATO, perburuan kapal selam di wilayah dekat Norwegia memiliki arti penting. Letak geografis negara tersebut dianggap krusial karena menjadi pintu masuk ke Arktik sekaligus jalur vital penghubung Eropa dengan Amerika Utara.
Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi dari pihak Rusia terkait keberadaan tiga kapal selam tersebut. Namun, keheningan Moskow justru membuat NATO semakin meningkatkan kewaspadaannya di kawasan laut utara.
Situasi ini menegaskan bahwa dinamika keamanan di kawasan Atlantik Utara masih rentan memanas sewaktu-waktu. Perburuan kapal selam Rusia pun menjadi simbol dari persaingan kekuatan laut antara Rusia dan aliansi pertahanan NATO.
(*)
Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v