Jakarta, EKOIN.CO – Bentrokan antara massa ojek online (ojol) dengan Brimob di kawasan Simpang Lima Senen, Jakarta Pusat, pagi ini, dimanfaatkan sejumlah orang tak dikenal untuk melakukan penjarahan.
Delapan unit mobil yang sebelumnya dirusak dan dibakar massa menjadi sasaran. Para penjarah mempreteli satu per satu bagian kendaraan, mulai dari pintu, kap mesin, mesin, hingga velg, untuk kemudian dijual kepada pengepul.
Salah seorang penjarah yang ditemui di lokasi, bahkan terang-terangan mengaku hasil jarahan itu akan dijual demi mendapatkan uang tambahan.
Hingga pagi ini, massa masih bertahan di sekitar lokasi bentrokan, dengan jumlah yang dilaporkan terus bertambah. Aparat kepolisian dan Brimob tampak masih berjaga ketat guna mengendalikan situasi.