• Latest
  • Trending
  • All
Publik Bandingkan Tom Lembong dan Nadiem, Kejagung: Kami Hati-Hati

Publik Bandingkan Tom Lembong dan Nadiem, Kejagung: Kami Hati-Hati

20 Juli 2025
Menhan Sjafrie Bahas Pertahanan Indonesia-Australia di Canberra

Menhan Sjafrie Bahas Pertahanan Indonesia-Australia di Canberra

29 Agustus 2025
Bloomberg: Demo DPR Guncang Stabilitas Ekonomi

Bloomberg: Demo DPR Guncang Stabilitas Ekonomi

29 Agustus 2025
Prabowo Ditemui Hendropriyono, Bahas Dalang Demo

Prabowo Ditemui Hendropriyono, Bahas Dalang Demo

29 Agustus 2025
Indonesia Jadi Sorotan Dunia karena Beras

Indonesia Jadi Sorotan Dunia karena Beras

29 Agustus 2025
Bea Cukai Madura Sukses Tekan Rokok Ilegal Prestasi Luar Biasa

Bea Cukai Madura Sukses Tekan Rokok Ilegal Prestasi Luar Biasa

29 Agustus 2025
Ranking FIFA Garuda Tertinggi di ASEAN

Ranking FIFA Garuda Tertinggi di ASEAN

29 Agustus 2025
UMKM dan Pariwisata Dorong Ekonomi Nasional

UMKM dan Pariwisata Dorong Ekonomi Nasional

29 Agustus 2025
Prabowo Geram Pengusaha Rusak Hutan Lindung Dan Tidak Mau Bayar Pajak

Prabowo Geram Pengusaha Rusak Hutan Lindung Dan Tidak Mau Bayar Pajak

29 Agustus 2025
Kapolri Peluk Keluarga Ojol Korban Rantis

Kapolri Peluk Keluarga Ojol Korban Rantis

29 Agustus 2025
Said Iqbal Ancam Gelar Aksi Buruh Siap Mogok Nasional

Said Iqbal Ancam Gelar Aksi Buruh Siap Mogok Nasional

29 Agustus 2025
Gempita Lestari Mandiri Hadir di Universitas Indonesia

Gempita Lestari Mandiri Hadir di Universitas Indonesia

29 Agustus 2025
Bank Mandiri Raih Cloudera Data Impact Award 2025

Bank Mandiri Raih Cloudera Data Impact Award 2025

29 Agustus 2025
Jumat, Agustus 29, 2025
  • Login
EKOIN.CO
  • HOME
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • HUKUM
    • POLITIK
    • CEK FAKTA
    • BERITA VIDEO
    • BERITA FOTO
  • ENTERTAINT
    • DESTINASI
    • HIBURAN
    • KESEHATAN
    • EBOOK
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAH RAGA
    • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • HOME
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • HUKUM
    • POLITIK
    • CEK FAKTA
    • BERITA VIDEO
    • BERITA FOTO
  • ENTERTAINT
    • DESTINASI
    • HIBURAN
    • KESEHATAN
    • EBOOK
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAH RAGA
    • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
EKOIN.CO
No Result
View All Result
  • HOME
  • EKOBIS
  • PERISTIWA
  • POLKUM
  • ENTERTAINT
  • RAGAM
Home PERISTIWA

Publik Bandingkan Tom Lembong dan Nadiem, Kejagung: Kami Hati-Hati

Kejaksaan Agung mendalami dugaan peran Nadiem. Kehati-hatian dikedepankan dalam penyelidikan Chromebook.

by Akmal Solihannoer
20 Juli 2025, 14:53
in PERISTIWA
Reading Time: 4 mins read
0
A A
0
Publik Bandingkan Tom Lembong dan Nadiem, Kejagung: Kami Hati-Hati

Jakarta, EKOIN.CO – Kejaksaan Agung RI menyatakan bersikap hati-hati dalam mendalami dugaan keterlibatan mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim, dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Kemendikbudristek. Meski namanya tercantum dalam konstruksi perkara, Nadiem hingga kini masih berstatus sebagai saksi.

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

RelatedPosts

Menhan Sjafrie Bahas Pertahanan Indonesia-Australia di Canberra

Bloomberg: Demo DPR Guncang Stabilitas Ekonomi

Prabowo Ditemui Hendropriyono, Bahas Dalang Demo

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, pada Sabtu, 19 Juli 2025, ketika dihubungi oleh Tempo. Ia menyatakan bahwa penyidik terus menelusuri keterangan para saksi, dokumen-dokumen hukum, dan bukti lainnya.

Menurut Anang, pihaknya tidak gegabah dalam menetapkan seseorang sebagai tersangka, terlebih jika berkaitan dengan mantan pejabat negara. Ia menegaskan bahwa proses penyidikan dilakukan berdasarkan asas kehati-hatian dan profesionalisme. “Kami komit untuk menuntaskan perkara ini, cuma kami, kan, berhati-hati,” ujarnya.

Sikap hati-hati Kejaksaan Agung ini muncul di tengah ramainya perbincangan publik yang membandingkan perlakuan hukum terhadap Nadiem dan mantan Menteri Perdagangan Tom Lembong. Sebelumnya, Tom telah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi impor gula pada 29 Oktober 2024.

Meski Tom dinyatakan tidak memiliki niat jahat dan tidak menerima keuntungan dari praktik korupsi tersebut, pengadilan tetap menjatuhkan vonis 4,5 tahun penjara. Hakim menyebut bahwa ia dianggap mementingkan ekonomi kapitalis dibandingkan sistem demokrasi dan ekonomi Pancasila.

Pertemuan Awal dengan Google Jadi Sorotan

Dalam penyidikan kasus ini, Kejaksaan mengungkap adanya dua pertemuan penting yang melibatkan Nadiem. Pertemuan pertama dan kedua berlangsung pada Februari dan April 2020 antara Nadiem dan pihak Google, yaitu Putri Ratu Alam serta Muriel Makarim. Pertemuan ini disebut membuka jalan bagi keterlibatan Google dalam proyek pengadaan Chromebook.

Setelah pertemuan tersebut, staf khusus Nadiem saat itu, Jurist Tan, menindaklanjuti pembahasan teknis dengan pihak Google. Hubungan ini kemudian mengarah pada keputusan pengadaan produk Chromebook dalam program digitalisasi pendidikan.

Kejagung juga menyatakan tengah menyelidiki dokumen investasi Google ke perusahaan Gojek, yang didirikan oleh Nadiem. Hubungan bisnis tersebut disebut-sebut berkaitan erat dengan penunjukan Chromebook dalam pengadaan senilai Rp 9,3 triliun.

Namun hingga kini, Kejaksaan belum menyampaikan hasil dari pemeriksaan tersebut kepada publik. Anang menyatakan bahwa hal itu dilakukan karena proses penyidikan masih berjalan dan belum final. “Kami profesional,” ucapnya.

Anang juga menegaskan bahwa semua informasi dari masyarakat dan netizen akan ditampung. Meski begitu, ia mengingatkan bahwa proses hukum tetap berjalan berdasarkan bukti dan fakta, bukan opini. “Kami tidak berdasarkan kepada opini-opini, tapi berdasarkan fakta-fakta hukum,” tegasnya.

Pengumuman Tersangka dan Kronologi Kerugian Negara

Pada 15 Juli 2025, Kejaksaan Agung mengumumkan empat orang tersangka dalam kasus ini. Mereka adalah Jurist Tan (mantan staf khusus Nadiem), Ibrahim Arief (mantan konsultan Kemendikbudristek), Mulyatsyah (mantan Direktur SMP Kemendikbudristek), dan Sri Wahyuningsih (mantan Direktur SD Kemendikbudristek).

Menurut konstruksi perkara yang dipaparkan Kejaksaan, para tersangka diduga melakukan rekayasa dalam pengadaan barang untuk program digitalisasi pendidikan. Barang yang diarahkan adalah Chromebook, produk milik Google. Nilai kerugian negara dalam kasus ini diperkirakan mencapai Rp 1,9 triliun.

Pengadaan barang dilakukan menggunakan anggaran dari APBN dan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang totalnya mencapai Rp 9,3 triliun. Chromebook akhirnya ditetapkan sebagai perangkat utama dalam program digitalisasi, meskipun semula kajian teknis yang disusun pada April 2020 merekomendasikan perangkat berbasis sistem operasi Windows.

Kajian review yang mendukung Chromebook baru terbit pada Juni 2020. Dalam tim kajian tersebut, Ibrahim disebut menjadi salah satu anggotanya. Ia diduga turut mempengaruhi arah keputusan agar pengadaan diarahkan pada produk milik Google.

Penyidikan mendalam juga terus dilakukan untuk mengetahui apakah ada pengaruh hubungan antara Gojek dan Google yang mempengaruhi proses pengadaan. Selain itu, penyidik tengah mengonfirmasi peran masing-masing tersangka dalam menentukan spesifikasi teknis barang yang seharusnya melalui proses lelang terbuka.

Hingga kini, Kejaksaan belum menetapkan pihak dari Google sebagai tersangka ataupun saksi. Pemeriksaan difokuskan terlebih dahulu pada unsur dalam negeri yang terlibat langsung dalam proses pengadaan.

Proses ini masih berada dalam tahapan pengumpulan bukti dan klarifikasi mendalam dari pihak-pihak terkait. Kejagung belum memberikan estimasi waktu kapan hasil penyelidikan akan diumumkan ke publik secara menyeluruh.

Kejaksaan menegaskan kembali bahwa proses penegakan hukum dalam perkara ini dilakukan tanpa tekanan, dan tidak berdasar opini publik. Anang menyampaikan bahwa segala langkah hukum yang dilakukan harus tetap pada koridor pembuktian hukum.

Kehati-hatian menjadi prinsip utama dalam kasus ini, terutama karena menyangkut nama mantan pejabat tinggi dan adanya kaitan dengan perusahaan internasional besar seperti Google. Kejaksaan juga menegaskan akan terus bekerja secara profesional.

Kesimpulan dari penelusuran fakta hukum masih belum diungkap. Pihak Kejaksaan menyampaikan bahwa proses masih berkembang dan semua informasi yang relevan akan diungkap ketika waktunya tepat.

Pemeriksaan juga terus dilakukan terhadap dokumen-dokumen resmi, hasil kajian, serta kronologi pertemuan yang dianggap sebagai kunci awal keterlibatan produk tertentu dalam pengadaan barang pendidikan nasional.

Kasus pengadaan Chromebook di Kemendikbudristek menunjukkan kompleksitas keterlibatan berbagai pihak, baik internal kementerian maupun eksternal seperti Google. Meski belum ada penetapan tersangka terhadap Nadiem Makarim, penyidik menelusuri alur kebijakan sejak awal munculnya ide digitalisasi pendidikan. Sikap hati-hati Kejaksaan Agung menunjukkan upaya menjaga prinsip hukum dan kehati-hatian dalam menangani nama besar pejabat publik.

Transparansi dalam pengadaan barang milik negara menjadi perhatian utama dalam kasus ini, mengingat nilai anggaran yang digunakan sangat besar. Keputusan teknis yang berubah dan munculnya kajian baru yang mengunggulkan Chromebook menjadi titik penting dalam penyelidikan. Kejaksaan juga menunjukkan ketegasan bahwa proses hukum tidak bisa didasarkan pada tekanan publik atau opini netizen.

Pemeriksaan investasi Google di Gojek menjadi salah satu kunci untuk menjawab apakah terjadi konflik kepentingan dalam penunjukan Chromebook sebagai perangkat utama. Kejaksaan diharapkan dapat menjelaskan lebih lanjut apakah hubungan bisnis tersebut berpengaruh terhadap keputusan kebijakan publik.

Penyelidikan ini menyimpan banyak elemen yang belum terkuak secara terang, termasuk motif pengambilan keputusan dan kronologi perubahan arah kebijakan. Oleh sebab itu, publik diminta bersabar hingga proses penyidikan benar-benar tuntas. Sementara itu, Kejaksaan tetap mengedepankan prinsip profesionalisme dan akurasi dalam menuntaskan kasus ini.

Pemerintah dan institusi penegak hukum sebaiknya memperkuat pengawasan terhadap proses pengadaan barang negara, khususnya di sektor pendidikan. Kajian teknis perlu dilakukan secara transparan dan melibatkan berbagai pihak independen agar tidak muncul dugaan konflik kepentingan.

Perlu ada mekanisme audit dan pelaporan terbuka bagi publik, khususnya untuk proyek yang menggunakan dana APBN dalam jumlah besar. Kejelasan alur proses pengadaan akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap program pemerintah.

Penting pula bagi kementerian untuk menjaga profesionalitas pejabat dan stafnya dalam menjalin kerja sama dengan mitra swasta. Setiap kerja sama harus mengedepankan asas manfaat, bukan kedekatan personal atau latar belakang bisnis.

Penetapan spesifikasi teknis dalam pengadaan barang harus dilakukan melalui konsultasi dan riset mendalam terhadap kebutuhan pengguna akhir, dalam hal ini siswa dan guru. Keputusan tersebut tidak boleh berubah karena tekanan atau kepentingan ekonomi pihak tertentu.

Terakhir, masyarakat juga diharapkan tidak terburu-buru dalam menyimpulkan kesalahan seseorang sebelum hasil penyelidikan diumumkan secara resmi. Semua pihak harus menghormati proses hukum yang sedang berjalan demi keadilan yang berimbang. (*)


 

Tags: ChromebookGoogleKejaksaan AgungKemendikbudristekkorupsiNadiem Makarim
Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Related Posts

Menhan Sjafrie Bahas Pertahanan Indonesia-Australia di Canberra

Menhan Sjafrie Bahas Pertahanan Indonesia-Australia di Canberra

by Akmal Solihannoer
29 Agustus 2025
0

Canberra, EKOIN.CO - Menteri Pertahanan (Menhan) Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, tiba di Canberra, Australia, Rabu (27/8/2025), untuk menghadiri forum tingkat tinggi...

Bloomberg: Demo DPR Guncang Stabilitas Ekonomi

Bloomberg: Demo DPR Guncang Stabilitas Ekonomi

by Akmal Solihannoer
29 Agustus 2025
0

Jakarta,EKOIN.CO- Ribuan mahasiswa dan warga terlibat bentrok dengan aparat keamanan dalam aksi demo besar di depan Gedung DPR RI, Jakarta,...

Prabowo Ditemui Hendropriyono, Bahas Dalang Demo

Prabowo Ditemui Hendropriyono, Bahas Dalang Demo

by Akmal Solihannoer
29 Agustus 2025
0

Jakarta EKOIN.CO - Insiden demo di Jakarta kembali memanas setelah seorang pengemudi ojek online, Affan Kurniawan (21), tewas terlindas mobil...

Indonesia Jadi Sorotan Dunia karena Beras

Indonesia Jadi Sorotan Dunia karena Beras

by Akmal Solihannoer
29 Agustus 2025
0

Jakarta, EKOIN.CO - Indonesia mencetak sejarah baru dalam sektor pangan dengan berhasil menghentikan impor beras untuk pertama kalinya dalam beberapa...

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Muncul Masalah Baru Mobil Listrik Hyundai Setelah Di-recall

Muncul Masalah Baru Mobil Listrik Hyundai Setelah Di-recall

24 Maret 2025
“Sukses di Kampus dan Beyond: 10 Soft Skill yang Harus Dipersiapkan Sebelum Masuk Kuliah”

“Sukses di Kampus dan Beyond: 10 Soft Skill yang Harus Dipersiapkan Sebelum Masuk Kuliah”

24 Maret 2025
Keluarga Muslim berfoto bersama dengan pose tangan memohon maaf di Hari Raya Idul Adha 2025

Ucapan Idul Adha Buat WA, Atas Nama Keluarga Tercinta

4 Juni 2025
Adhel Laporkan Dedi Mulyadi ke Bareskrim Polisi

Adhel Laporkan Dedi Mulyadi ke Bareskrim Polisi

0
Penumpang Lompat ke Laut  KM Barcelona VA Rute Talaud–Manado Terbakar

Penumpang Lompat ke Laut KM Barcelona VA Rute Talaud–Manado Terbakar

0
Studi: Makanan Tradisional Tingkatkan Sistem Imun Jamur hingga Kelor Ampuh Cegah Penyakit Kronis

Studi: Makanan Tradisional Tingkatkan Sistem Imun Jamur hingga Kelor Ampuh Cegah Penyakit Kronis

0
Menhan Sjafrie Bahas Pertahanan Indonesia-Australia di Canberra

Menhan Sjafrie Bahas Pertahanan Indonesia-Australia di Canberra

29 Agustus 2025
Bloomberg: Demo DPR Guncang Stabilitas Ekonomi

Bloomberg: Demo DPR Guncang Stabilitas Ekonomi

29 Agustus 2025
Prabowo Ditemui Hendropriyono, Bahas Dalang Demo

Prabowo Ditemui Hendropriyono, Bahas Dalang Demo

29 Agustus 2025
EKOIN.CO

Copyright © 2015 EKOIN.CO Created by : Ibnu Gozali

Navigate Site

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • HOME
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • PROPERTI
    • INDUSTRI
    • PERTANIAN
    • INFRASTRUKTUR
    • UMKM
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • BERITA FOTO
    • CEK FAKTA
  • ENTERTAINT
    • DESTINASI
    • HIBURAN
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • SELEBRITI
    • TEKNOLOGI
    • OLAH RAGA
  • PERISTIWA
    • BREAKING NEWS
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • LINGKUNGAN
    • ENERGI
  • RAGAM
    • TIPS
    • PROFIL
    • HIKMAH
    • EDUKASI
    • OPINI
    • SOSIAL
    • EBOOK
    • SENI & BUDAYA

Copyright © 2015 EKOIN.CO Created by : Ibnu Gozali

Hubungi Kami