EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
penjaminan simpanan emas

Sumber dok bankbsi.co.id

BSI Dukung Penuh Rencana Penjamin Simpanan Emas

BSI mendukung penuh rencana pemerintah menghadirkan penjamin simpanan emas pascaperesmian bullion bank. Transaksi pembelian emas di BSI melonjak 441% pada kuartal II/2025.

Agus DJ oleh Agus DJ
10 Agustus 2025
Kategori EKOBIS, EKONOMI, KEUANGAN
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta EKOIN.CO – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) memberikan dukungan penuh terhadap rencana pemerintah menghadirkan penjamin simpanan emas pascaperesmian bisnis bullion bank atau bank emas oleh Presiden Prabowo Subianto pada 26 Februari 2025 lalu. Dukungan ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem bisnis logam mulia di Tanah Air.

Direktur Penjualan dan Distribusi BSI, Anton Sukarna, menyatakan penjaminan simpanan emas akan memberikan jaring pengaman lebih kuat bagi masyarakat. Langkah ini juga akan menciptakan stabilitas yang lebih terjaga bagi industri emas nasional, terutama setelah pemerintah meresmikan bullion bank pada awal tahun ini.

“Ini sebuah langkah yang sangat baik. Ada dorongan terhadap infrastruktur ekosistem bullion bank. Sehingga instrumen investasi logam mulia ini semakin terpercaya. Di sisi lain akan memperkuat stabilitas industri,” ujar Anton, Jumat (8/8/2025).

Baca juga :Bullion Bank BSI Catat Lonjakan Transaksi 441%

Anton menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah memperkuat fondasi industri emas nasional. Menurutnya, bisnis bullion bank terus menunjukkan pertumbuhan positif dengan prospek yang kian menjanjikan. Logam mulia menjadi alternatif investasi yang aman dan stabil, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Berita Menarik Pilihan

Main Mata atau Kecolongan? Teka-teki Penggelapan Pajak 3 Perusahaan Banten yang Baru Terendus Setelah 10 Tahun

Menkeu Purbaya Kejar 40 Perusahaan Baja Pengemplang Pajak, Negara Tekor Capai Rp 5 Triliun

Langkah strategis pemerintah melalui peresmian bullion bank dinilai mampu menjaga kestabilan harga emas di pasar domestik. Karakter emas sebagai safe haven dan wealth protector membuatnya menjadi salah satu pilihan investasi utama bagi masyarakat.

Anton menambahkan, potensi bullion bank sangat besar, baik untuk masyarakat sebagai nasabah maupun bagi perekonomian nasional. “Seperti kita ketahui, logam mulia ini sebagai wealth protector untuk masyarakat. Emas juga mendukung daya tahan moneter dan fiskal sebuah negara,” katanya.

BSI tercatat sebagai satu-satunya bank yang mendapatkan izin layanan bank emas setelah peresmian oleh pemerintah. Kinerja bisnis emas BSI juga menunjukkan lonjakan signifikan pada kuartal II/2025.

Pertumbuhan Signifikan Transaksi Emas BSI

Sepanjang kuartal II/2025, transaksi pembelian emas di BSI melonjak hingga 441% secara year-on-year (YoY). Total gramasi pembelian emas di bank tersebut mencapai 693 kilogram, sementara total transaksi mencapai 238.000 kali.

Pencapaian ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap produk emas, baik dalam bentuk fisik maupun digital. “Bisnis bullion menjadi sumber pertumbuhan baru bagi BSI yang akan terus kami jaga pertumbuhannya secara berkelanjutan. Saat ini kami terus berupaya memperkuat inklusi bank emas. Sehingga masyarakat mudah mendapatkan logam mulia secara fisik maupun digital,” kata Anton.

Sebelumnya, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) masih menunggu arahan pemerintah terkait mekanisme penjaminan simpanan emas. Direktur Eksekutif Manajemen Strategis dan Perumusan Kebijakan LPS, Ridwan Nasution, menyampaikan bahwa hingga kini simpanan emas belum dijamin karena usaha bullion belum termasuk dalam skema penjaminan yang berlaku.

Dalam acara Seminar Nasional bertema “Di Balik Kilau Emas: Siapa Penjamin Simpanan di Bullion Bank?” yang diselenggarakan Universitas Paramadina, Ridwan menjelaskan bahwa keputusan akhir akan diambil oleh pemerintah bersama DPR RI. “LPS akan mengikuti arahan pemerintah terkait penjaminan simpanan emas tersebut,” ujarnya.

Pemerintah menilai, dengan adanya skema penjaminan, masyarakat akan lebih percaya untuk menyimpan emas di lembaga keuangan resmi. Hal ini juga diharapkan dapat menekan risiko penyimpanan emas secara informal yang rawan kehilangan atau pencurian.

Penjaminan Simpanan Emas Dorong Stabilitas Ekonomi

Ekonom menilai kebijakan penjamin simpanan emas akan berdampak positif terhadap stabilitas ekonomi nasional. Dengan meningkatnya kepercayaan masyarakat, volume transaksi emas di sektor perbankan akan bertambah, sekaligus mendorong peningkatan cadangan emas nasional.

BSI, sebagai pelaku utama di sektor ini, mengaku siap menjalankan peran strategis dalam menyalurkan produk emas ke masyarakat. Strategi ini diharapkan sejalan dengan visi pemerintah menjadikan logam mulia sebagai instrumen keuangan yang inklusif.

Sejumlah pelaku industri juga memandang kebijakan ini sebagai langkah maju dalam modernisasi sistem keuangan. Penjaminan akan menambah nilai tambah bagi layanan bullion bank, yang kini menjadi alternatif investasi di luar deposito, saham, dan obligasi.

Selain itu, kebijakan ini juga dapat meningkatkan literasi keuangan masyarakat. Edukasi mengenai manfaat menyimpan emas di bank resmi akan semakin masif, sekaligus mengurangi praktik penyimpanan emas di luar sistem perbankan.

Pemerintah diperkirakan akan segera mengumumkan detail teknis penjaminan simpanan emas, termasuk batas nilai yang dijamin dan mekanisme klaim. Skema ini akan mengadopsi praktik terbaik dari negara lain yang telah lebih dahulu menerapkan penjaminan simpanan logam mulia.

Saran yang dapat diambil dari perkembangan ini adalah perlunya sinergi yang kuat antara pemerintah, lembaga penjamin, dan pelaku industri seperti perbankan. Sinergi ini akan memastikan kebijakan berjalan efektif dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Masyarakat juga sebaiknya mulai mempertimbangkan emas sebagai instrumen investasi jangka panjang. Dengan adanya penjaminan, risiko kehilangan nilai atau keamanan penyimpanan dapat diminimalkan secara signifikan.

BSI dapat memperluas layanan emas berbasis digital agar lebih mudah diakses generasi muda. Digitalisasi akan membantu memperluas pangsa pasar, sekaligus mempermudah transaksi tanpa batas wilayah.

Pemerintah diharapkan konsisten dalam mengawal kebijakan ini. Keberhasilan penjaminan simpanan emas tidak hanya diukur dari jumlah nasabah, tetapi juga dari dampaknya terhadap stabilitas moneter dan kepercayaan publik.

Akhirnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk menjadikan emas sebagai salah satu instrumen keuangan utama di Indonesia. Dengan langkah tepat, penjamin simpanan emas dapat menjadi pilar baru bagi ketahanan ekonomi nasional. ( * )

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Tags: BSIbullion bankinvestasi emasLPSpenjamin simpanan emasstabilitas ekonomi
Post Sebelumnya

Ukraina Tolak Serah Wilayah demi Perdamaian

Post Selanjutnya

Israel Tetapkan Tenggat Evakuasi Warga Gaza

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Gedung Direktorat Jenderal Pajak di tengah pusaran penyidikan dugaan pidana pajak tiga perusahaan afiliasi di Banten. Publik mendesak transparansi penuh guna memastikan tidak ada keterlibatan oknum internal dalam skandal yang merugikan negara lebih dari Rp500 miliar ini, berkaca pada kasus-kasus OTT KPK yang pernah menjerat pejabat pajak di masa lalu. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Main Mata atau Kecolongan? Teka-teki Penggelapan Pajak 3 Perusahaan Banten yang Baru Terendus Setelah 10 Tahun

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP, Rosmauli, menyatakan bahwa penyidikan dilakukan berdasarkan temuan awal yang menunjukkan adanya pola sistematis...

Menkeu Purbaya Kejar 40 Perusahaan Baja Pengemplang Pajak, Negara Tekor Capai Rp 5 Triliun

Menkeu Purbaya Kejar 40 Perusahaan Baja Pengemplang Pajak, Negara Tekor Capai Rp 5 Triliun

oleh Ainurrahman
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bakal ngejar 40 perusahaan yang beroperasi di sektor baja yang terindikasi mangkir...

Finish di Zona Merah, Sejumlah Faktor Jadi Biang Keladi Pemberat Laju IHSG

Perdagangan Sesi Sore IHSG Ditutup Melemah Akibat Koreksi Bursa Global

oleh Ainurrahman
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Sentimen positif pertumbuhan ekonomi Indonesia tak serta merta mempertahankan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia...

Anggota Komisi VI DPR RI Mufti Anam

Mendag Kena Semprot DPR, Klaim Surplus Ekspor Baja Anomali di Tengah Impor Masif

oleh Ainurrahman
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso kena semprot Anggota Komisi VI DPR RI Mufti Anam saat Rapat Kerja...

Post Selanjutnya
Israel Tetapkan Tenggat Evakuasi Warga Gaza

Israel Tetapkan Tenggat Evakuasi Warga Gaza

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.