• Latest
  • Trending
  • All
Ribuan Nasabah Ikut Aksi Galbay Lewat Medsos

Ribuan Nasabah Ikut Aksi Galbay Lewat Medsos

24 Juni 2025
BSI Perkuat Ekosistem Syariah dan Investasi Emas Digital

BSI Perkuat Ekosistem Syariah dan Investasi Emas Digital

29 Agustus 2025
BSI Jadi Motor Transformasi Ekonomi Syariah Indonesia

BSI Jadi Motor Transformasi Ekonomi Syariah Indonesia

29 Agustus 2025
Markas Brimob Diserbu, Insiden Kwitang Pecah di Jakarta

Markas Brimob Diserbu, Insiden Kwitang Pecah di Jakarta

29 Agustus 2025
Kemenangan Gaza Disebut Akhiri Era Zionis

Kemenangan Gaza Disebut Akhiri Era Zionis

29 Agustus 2025
NATO Panik Tiga Kapal Selam Rusia

NATO Panik Tiga Kapal Selam Rusia

29 Agustus 2025
Boikot Israel di PBB: Solidaritas Arab dan RI

Boikot Israel di PBB: Solidaritas Arab dan RI

29 Agustus 2025
Demo Senayan Ricuh, Polisi Dilempari Molotov

Demo Senayan Ricuh, Polisi Dilempari Molotov

29 Agustus 2025
Hendropriyono Sebut Asing Dalangi Demo Ricuh DPR

Hendropriyono Sebut Asing Dalangi Demo Ricuh DPR

29 Agustus 2025
Prabowo Tantang PDIP Soal Indonesia Menggugat

Prabowo Tantang PDIP Soal Indonesia Menggugat

29 Agustus 2025
Prabowo Akui Ngeri dengan Ucapannya Sendiri Terbukti Anggota Gerindra Ditangkap

Prabowo Akui Ngeri dengan Ucapannya Sendiri Terbukti Anggota Gerindra Ditangkap

29 Agustus 2025
Prabowo Tegaskan Akselerasi GovTech Nasional

Prabowo Tegaskan Akselerasi GovTech Nasional

29 Agustus 2025
Prabowo Tambah Lembaga Baru Saat Efisiensi Anggaran

Prabowo Tambah Lembaga Baru Saat Efisiensi Anggaran

29 Agustus 2025
Jumat, Agustus 29, 2025
  • Login
EKOIN.CO
  • HOME
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • HUKUM
    • POLITIK
    • CEK FAKTA
    • BERITA VIDEO
    • BERITA FOTO
  • ENTERTAINT
    • DESTINASI
    • HIBURAN
    • KESEHATAN
    • EBOOK
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAH RAGA
    • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • HOME
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • HUKUM
    • POLITIK
    • CEK FAKTA
    • BERITA VIDEO
    • BERITA FOTO
  • ENTERTAINT
    • DESTINASI
    • HIBURAN
    • KESEHATAN
    • EBOOK
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAH RAGA
    • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
EKOIN.CO
No Result
View All Result
  • HOME
  • EKOBIS
  • PERISTIWA
  • POLKUM
  • ENTERTAINT
  • RAGAM
Home EKOBIS

Ribuan Nasabah Ikut Aksi Galbay Lewat Medsos

“Galbay pinjol bisa membuat nasabah masuk daftar hitam SLIK OJK.” – “Penagihan pinjol ilegal kerap disertai intimidasi dan penyebaran data pribadi.”

by Akmal Solihannoer
24 Juni 2025, 13:52
in EKOBIS, KEUANGAN
Reading Time: 4 mins read
0
A A
0
Ribuan Nasabah Ikut Aksi Galbay Lewat Medsos

Palembang, — EKOIN.CO – Risiko gagal membayar (galbay) pinjaman online (pinjol) semakin mengkhawatirkan. Fenomena ini berkembang di masyarakat, terutama setelah maraknya ajakan melalui media sosial untuk tidak melunasi utang pinjol. Kasus galbay tersebut tercatat muncul dari berbagai platform digital yang menyebarkan propaganda untuk menunda atau menghindari kewajiban membayar.

Sejumlah akun di YouTube, Facebook, Instagram, TikTok, hingga X diketahui menyuarakan gerakan menolak bayar pinjol. Mereka mempengaruhi pengguna untuk meminjam uang secara online lalu tidak melunasi tagihan. Informasi ini dilaporkan oleh detikSumbagsel, Selasa, 24 Juni 2025.

RelatedPosts

BSI Perkuat Ekosistem Syariah dan Investasi Emas Digital

BSI Jadi Motor Transformasi Ekonomi Syariah Indonesia

Prabowo Tegaskan Akselerasi GovTech Nasional

Entjik S Djafar, Ketua Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI), mengungkapkan bahwa kelompok ini meminjam dana melalui pinjol resmi, kemudian sengaja tidak memenuhi kewajiban pembayaran. Hal ini berdampak langsung terhadap penyelenggara pinjaman online yang telah mengikuti regulasi resmi.

Salah satu konsekuensi utama dari galbay adalah meningkatnya beban bunga dan denda. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengatur bahwa bunga pinjaman dan denda keterlambatan maksimal dikenakan sebesar 0,8 persen per hari. Selain itu, jumlah denda yang dikenakan tidak boleh melebihi total pokok pinjaman.

Bunga yang terus bertambah setiap harinya akan menumpuk dan menyebabkan jumlah utang menjadi lebih besar dibandingkan nilai pinjaman awal. Akibatnya, peminjam akan kesulitan melunasi kewajiban jika tidak diatasi dengan cepat.

Selain masalah finansial, peminjam yang gagal membayar juga akan tercatat dalam Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) yang dikelola OJK. Nama peminjam tersebut akan masuk daftar hitam yang dapat menghambat akses terhadap fasilitas keuangan di masa mendatang.

Nasabah yang masuk dalam daftar hitam SLIK akan sulit mendapatkan kredit dari lembaga keuangan mana pun, termasuk bank maupun perusahaan pembiayaan lainnya. Kondisi ini bisa berakibat panjang terhadap rencana keuangan individu.

Tekanan psikologis juga menjadi dampak nyata dari galbay. Penagihan oleh perusahaan pinjol dilakukan secara intensif, mulai dari pesan singkat, email, hingga panggilan telepon berulang. Bahkan, dalam beberapa kasus, pihak pinjol datang langsung ke rumah peminjam.

Penagihan semacam ini bisa menimbulkan tekanan mental, seperti stres berat, kecemasan, hingga gangguan tidur. Kondisi mental yang terganggu juga bisa berdampak pada hubungan sosial dan produktivitas peminjam.

Untuk melacak nasabah yang tidak kooperatif, beberapa perusahaan pinjol legal menggunakan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Teknologi ini memungkinkan perusahaan tetap mengidentifikasi peminjam meskipun mereka mengganti nomor kontak atau menyembunyikan keberadaan.

AI tracking yang diterapkan oleh penyelenggara pinjol akan membantu menghubungkan ulang data nasabah dan melanjutkan proses penagihan meski informasi lama tidak lagi aktif. Dengan begitu, pelarian dari kewajiban bukanlah solusi yang berhasil.

Pinjaman online yang tidak terdaftar secara resmi alias ilegal justru membawa risiko lebih besar. Penagihan dilakukan dengan cara kasar, melampaui batas etika, bahkan hingga mengancam keselamatan pribadi peminjam.

Pinjol ilegal juga seringkali menyalahgunakan data pribadi. Mereka dapat menyebarkan informasi sensitif seperti foto pribadi atau kontak kepada keluarga, rekan kerja, atau masyarakat umum untuk mempermalukan peminjam.

Dalam aturan AFPI dan pengawasan OJK, perusahaan pinjol legal tidak diperbolehkan menggunakan cara-cara semacam itu. Penagihan harus dilakukan secara manusiawi, tidak mengintimidasi, dan mengedepankan etika.

Dari sisi hukum, risiko bagi peminjam juga tidak ringan. Berdasarkan informasi dari JDIH Kota Tanjungpinang, ada tiga aspek hukum yang mengancam peminjam yang sengaja tidak membayar pinjaman online.

Pertama, peminjam bisa digugat karena wanprestasi atau pelanggaran terhadap kontrak. Jika terbukti lalai membayar, perusahaan pinjol dapat menempuh jalur hukum perdata.

Kedua, bila ditemukan adanya unsur penipuan saat proses pengajuan pinjaman, pelanggaran tersebut dapat dikenakan sanksi pidana.

Ketiga, jika terdapat agunan dalam proses pinjaman, maka aset tersebut dapat disita melalui proses hukum sebagai upaya pemulihan kerugian pihak pemberi pinjaman.

Fenomena galbay juga mengganggu iklim investasi dan pendanaan pada sektor keuangan digital. Seperti dilaporkan oleh Tempo, gerakan galbay ini membuat investor ragu menanamkan modal ke sektor pinjol karena kekhawatiran tingkat gagal bayar yang tinggi.

Turunnya kepercayaan dari investor mengakibatkan ketersediaan modal bagi perusahaan pinjaman online menjadi lebih terbatas. Ini berdampak pada kemampuan mereka memberikan layanan kredit kepada masyarakat.

Jika kondisi ini terus berlangsung, akses masyarakat terhadap pembiayaan legal melalui pinjol bisa semakin sulit. Maka dari itu, upaya menjaga integritas dan kredibilitas sektor fintech sangat penting untuk masa depan sistem keuangan digital Indonesia.

AFPI menyatakan bahwa banyak penyelenggara pinjol ilegal telah melanggar norma-norma sosial dan hukum, jauh dari ketentuan yang berlaku dalam tata cara penagihan yang sah.

OJK dan AFPI terus melakukan upaya pemberantasan pinjol ilegal. Mereka menempuh cara-cara seperti pemblokiran aplikasi, sanksi administratif, dan penindakan terhadap penyalahgunaan data pribadi.

Meski ada penindakan, penyelesaian terbaik tetap melalui komunikasi dan negosiasi antara peminjam dan pihak pinjol. OJK mendorong skema restrukturisasi bagi peminjam yang mengalami kesulitan keuangan.

Restrukturisasi tersebut bisa berupa pengurangan bunga, penjadwalan ulang pembayaran, atau pembebasan sebagian denda. Tujuannya adalah mencegah masalah galbay berkembang lebih luas.

Masyarakat diimbau untuk selektif memilih pinjaman online. Hindari pinjol ilegal yang menawarkan bunga tidak masuk akal dan proses yang tidak transparan. Pilih penyedia pinjaman yang sudah terdaftar di OJK.

Pinjol resmi hanya diperbolehkan menetapkan bunga harian maksimal 0,8% dan jumlah denda yang tidak melebihi pokok pinjaman. Ketentuan ini menjadi salah satu perlindungan bagi konsumen.

Perlu kesadaran bahwa pinjaman adalah kewajiban, bukan dana hibah. Menghindar dari pembayaran tanpa dasar hukum yang sah berpotensi menimbulkan konsekuensi yang tidak diinginkan.

Fenomena galbay juga menunjukkan pentingnya edukasi keuangan di tengah masyarakat. Semakin tinggi literasi keuangan masyarakat, semakin kecil risiko terjebak pada pinjol ilegal dan gagal bayar.

Pemerintah dan lembaga terkait disarankan untuk meningkatkan program sosialisasi tentang risiko pinjaman online. Masyarakat perlu mengetahui batas aman dalam mengakses layanan keuangan digital.

Untuk menghindari tekanan mental dan sosial, peminjam sebaiknya mempersiapkan rencana pembayaran sejak awal. Pinjaman harus digunakan secara bijak, sesuai kebutuhan dan kemampuan membayar.

Dalam situasi terdesak, diskusi terbuka dengan penyedia pinjaman lebih baik dibanding memilih galbay. Solusi damai lebih memungkinkan dan menghindari beban psikologis serta hukum.

Langkah bijak lainnya adalah menolak ajakan galbay yang beredar di media sosial. Meniru ajakan tersebut dapat menjerumuskan ke dalam jerat utang yang sulit dilepaskan.

(*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Tags: AI trackingbunga hariandaftar hitam OJKdata pribadifintechfintech lendinggagal bayargalbay pinjolintimidasi penagihinvestorliterasi keuanganmedia sosialpelanggaran hukumpenagihan kasarpinjol ilegalplatform digitalrestrukturisasi utangstrestekanan psikologiswanprestasi
Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Related Posts

BSI Perkuat Ekosistem Syariah dan Investasi Emas Digital

BSI Perkuat Ekosistem Syariah dan Investasi Emas Digital

by Agus DJ
29 Agustus 2025
0

Jakarta EKOIN.CO - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencatatkan pertumbuhan positif pada Maret 2025 seiring penurunan BI Rate yang...

BSI Jadi Motor Transformasi Ekonomi Syariah Indonesia

BSI Jadi Motor Transformasi Ekonomi Syariah Indonesia

by Agus DJ
29 Agustus 2025
0

Jakarta EKOIN.CO - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menegaskan komitmennya dalam memperkuat sektor keuangan syariah nasional. Langkah ini menjadi...

Prabowo Tegaskan Akselerasi GovTech Nasional

Prabowo Tegaskan Akselerasi GovTech Nasional

by Akmal Solihannoer
29 Agustus 2025
0

Jakarta,EKOIN.CO- Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya dalam mempercepat pengembangan GovTech sebagai bagian dari transformasi pemerintahan digital di Indonesia. Penegasan itu...

Kemenperin Ungkap Alasan Industri Menahan Pembelian Bahan Baku

Kemenperin Ungkap Alasan Industri Menahan Pembelian Bahan Baku

by Marvundo
29 Agustus 2025
0

Jakarta, EKOIN.CO - Terungkap bahwa banyak pabrik di Indonesia secara diam-diam menahan pembelian bahan baku. Menurut Juru Bicara Kementerian Perindustrian,...

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Muncul Masalah Baru Mobil Listrik Hyundai Setelah Di-recall

Muncul Masalah Baru Mobil Listrik Hyundai Setelah Di-recall

24 Maret 2025
“Sukses di Kampus dan Beyond: 10 Soft Skill yang Harus Dipersiapkan Sebelum Masuk Kuliah”

“Sukses di Kampus dan Beyond: 10 Soft Skill yang Harus Dipersiapkan Sebelum Masuk Kuliah”

24 Maret 2025
Keluarga Muslim berfoto bersama dengan pose tangan memohon maaf di Hari Raya Idul Adha 2025

Ucapan Idul Adha Buat WA, Atas Nama Keluarga Tercinta

4 Juni 2025
Adhel Laporkan Dedi Mulyadi ke Bareskrim Polisi

Adhel Laporkan Dedi Mulyadi ke Bareskrim Polisi

0
Penumpang Lompat ke Laut  KM Barcelona VA Rute Talaud–Manado Terbakar

Penumpang Lompat ke Laut KM Barcelona VA Rute Talaud–Manado Terbakar

0
Studi: Makanan Tradisional Tingkatkan Sistem Imun Jamur hingga Kelor Ampuh Cegah Penyakit Kronis

Studi: Makanan Tradisional Tingkatkan Sistem Imun Jamur hingga Kelor Ampuh Cegah Penyakit Kronis

0
BSI Jadi Motor Transformasi Ekonomi Syariah Indonesia

BSI Jadi Motor Transformasi Ekonomi Syariah Indonesia

29 Agustus 2025
Markas Brimob Diserbu, Insiden Kwitang Pecah di Jakarta

Markas Brimob Diserbu, Insiden Kwitang Pecah di Jakarta

29 Agustus 2025
Kemenangan Gaza Disebut Akhiri Era Zionis

Kemenangan Gaza Disebut Akhiri Era Zionis

29 Agustus 2025
EKOIN.CO

Copyright © 2015 EKOIN.CO Created by : Ibnu Gozali

Navigate Site

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • HOME
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • PROPERTI
    • INDUSTRI
    • PERTANIAN
    • INFRASTRUKTUR
    • UMKM
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • BERITA FOTO
    • CEK FAKTA
  • ENTERTAINT
    • DESTINASI
    • HIBURAN
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • SELEBRITI
    • TEKNOLOGI
    • OLAH RAGA
  • PERISTIWA
    • BREAKING NEWS
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • LINGKUNGAN
    • ENERGI
  • RAGAM
    • TIPS
    • PROFIL
    • HIKMAH
    • EDUKASI
    • OPINI
    • SOSIAL
    • EBOOK
    • SENI & BUDAYA

Copyright © 2015 EKOIN.CO Created by : Ibnu Gozali

Hubungi Kami