MANCHESTER, EKOIN.CO – Gelandang Manchester City, Tijjani Reijnders, membuka peluang untuk menjadi pelatih Timnas Indonesia di masa depan. Hal ini disampaikan Reijnders dalam program Adam Talks yang ditayangkan di akun YouTube Stadium Astro pada Kamis (14/8). Gabung WA Channel EKOIN.
“Ya, mungkin saja. Saya bisa seperti Patrick Kluivert yang menjadi pelatih Timnas Indonesia. Namun, lihat saja nanti,” kata Tijjani Reijnders saat ditanya mengenai kemungkinan tersebut.
Reijnders dan Timnas Indonesia
Tijjani Reijnders memiliki ikatan emosional dengan Indonesia karena darah Maluku yang diwarisi dari sang ibu, Angelina Lekatompessy. Hubungan darah itu membuatnya tak pernah lepas perhatian terhadap perkembangan Timnas Indonesia.
Kakak dari Eliano Reijnders itu mengaku selalu mengikuti laga-laga Timnas Indonesia, terutama saat skuad Garuda tampil di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Ia percaya Indonesia memiliki peluang besar untuk menembus putaran final.
“Mereka punya kesempatan bagus,” ujar Reijnders penuh keyakinan.
Selain dukungan moral, Reijnders juga menegaskan bahwa dirinya ingin terlibat lebih jauh bersama Timnas Indonesia, termasuk tidak menutup kemungkinan meniti karier sebagai pelatih. Pernyataan ini memberi harapan bagi banyak pecinta sepak bola Tanah Air.
Indonesia di Mata Reijnders
Bagi Tijjani, Indonesia bukan sekadar soal sepak bola. Negara ini memiliki tempat istimewa di hatinya karena warisan budaya, khususnya kuliner nusantara.
Ia mengungkapkan bahwa nasi goreng merupakan makanan favoritnya sejak kecil. “Saya sering makan nasi goreng buatan nenek saya. Dia membuat nasi goreng terbaik,” kata Reijnders dengan penuh kenangan.
Tak hanya itu, pemain Manchester City tersebut juga menyukai hidangan khas lain seperti soto dan ikan rica-rica yang dikenal kaya rempah. Baginya, makanan tradisional Indonesia adalah penghubung emosional dengan akar budayanya.
Dukungan Reijnders terhadap Timnas Indonesia serta kecintaannya pada kuliner nusantara menunjukkan bahwa ikatan pemain berdarah Maluku ini dengan Indonesia tidak pernah pudar, meski kini ia berkarier di level tertinggi Eropa.
Jika peluang menjadi pelatih Timnas Indonesia benar terwujud suatu saat nanti, hal ini bisa menjadi sejarah baru sekaligus kebanggaan tersendiri bagi sepak bola Indonesia.
(*)
Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v