• Latest
  • Trending
  • All
Publik Soroti Etika dan Prioritas Kabinet Baru

Publik Soroti Etika dan Prioritas Kabinet Baru

14 June 2025
Ketua Komisi III DPR Habiburokhman: KUHAP Baru Ini Sangat Revolusioner dan Pasal Keadaan Mendesak

Ketua Komisi III DPR Habiburokhman: KUHAP Baru Ini Sangat Revolusioner dan Pasal Keadaan Mendesak

4 December 2025
Eks Jubir Febri Diansyah: KPK Sekarang Sudah Jauh Berbeda Sejak 2019

Eks Jubir Febri Diansyah: KPK Sekarang Sudah Jauh Berbeda Sejak 2019

28 November 2025
Soal Krisis Pasokan Gas Alam, DPR RI Desak Transformasi Industri Pupuk ke Arah Organik

Soal Krisis Pasokan Gas Alam, DPR RI Desak Transformasi Industri Pupuk ke Arah Organik

26 November 2025
Dugaan Korupsi Investasi Telkom ke GoTo Harus Diusut Tuntas Kejagung, PRIC: Publik Harus Kawal Transparansi BUMN

Dugaan Korupsi Investasi Telkom ke GoTo Harus Diusut Tuntas Kejagung, PRIC: Publik Harus Kawal Transparansi BUMN

25 November 2025
KPK Usut Dugaan Korupsi Pengadaan di MPR, Formappi: Mencoreng Reputasi sebagai Lembaga Negara

Ini Alasan KPK Serahkan Berkas Penyidikan Korupsi Pengadaan Google Cloud ke Kejagung

24 November 2025
Sufmi Dasco Berpotensi Jadi Capres 2029, Pengamat: Posisi dan Manuver Politiknya Sangat Strategis

Sufmi Dasco Berpotensi Jadi Capres 2029, Pengamat: Posisi dan Manuver Politiknya Sangat Strategis

24 November 2025
Jangan Biarkan Indonesia Jatuh di Kaki Mafia, atau Memilih Berdiri Mempertahankannya

Jangan Biarkan Indonesia Jatuh di Kaki Mafia, atau Memilih Berdiri Mempertahankannya

24 November 2025
Kejagung Sebut Tidak Ada Upaya Penggeledahan Rumah Jampidsus, Isu Dihembuskan Koruptor

Jampidsus Limpahkan Kasus Korupsi Petral ke KPK, Kejagung: Para Pihak Diproses Hukum

21 November 2025
Komjen Wahyu Widada Resmi Jabat Irwasum, Komjen Syahardiantono Gantikan Posisi Kabareskrim 

Semua Pihak Harus Hormati Putusan MK Terkait Larangan Anggota Polri Duduki Jabatan Sipil

20 November 2025
Kejari Jakpus Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Korupsi Kredit Fiktif Libatkan Manager Bank BUMN 

Kejari Jakpus Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Korupsi Kredit Fiktif Libatkan Manager Bank BUMN 

20 November 2025
Kejagung Sebut Tidak Ada Upaya Penggeledahan Rumah Jampidsus, Isu Dihembuskan Koruptor

Kejagung Kaji Laporan Masyarakat Terkait Dugaan Korupsi di Kabupaten Pangandaran 

18 November 2025
Kejagung Respons Isu Polisi Akan Geledah Rumah Jampidsus, Meski Tidak Terkait Tindak Pidana 

Peroleh Alat Bukti Baru, Kejagung Lakukan Penyelidikan Baru Dugaan Korupsi Investasi PT Telkom ke Goto

17 November 2025
Friday, December 5, 2025
  • Login
EKOIN.CO
  • HOME
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • HUKUM
    • POLITIK
    • CEK FAKTA
    • BERITA VIDEO
    • BERITA FOTO
  • ENTERTAINT
    • DESTINASI
    • HIBURAN
    • KESEHATAN
    • EBOOK
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAH RAGA
    • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • HOME
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • HUKUM
    • POLITIK
    • CEK FAKTA
    • BERITA VIDEO
    • BERITA FOTO
  • ENTERTAINT
    • DESTINASI
    • HIBURAN
    • KESEHATAN
    • EBOOK
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAH RAGA
    • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
EKOIN.CO
No Result
View All Result
  • HOME
  • EKOBIS
  • PERISTIWA
  • POLKUM
  • ENTERTAINT
  • RAGAM
Home PERISTIWA BREAKING NEWS

Publik Soroti Etika dan Prioritas Kabinet Baru

Menteri HAM mengusulkan anggaran naik dari Rp 64 miliar ke Rp 20 triliun. Yusril menyatakan tragedi 1998 bukan pelanggaran HAM berat.

by Akmal Solihannoer
14 June 2025, 05:20
in BREAKING NEWS, PERISTIWA
Reading Time: 3 mins read
231
A A
0
Publik Soroti Etika dan Prioritas Kabinet Baru
482
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, – EKOIN.CO – Kabinet Merah Putih bentukan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka kembali disorot publik akibat rangkaian kontroversi yang mencuat dari sejumlah menteri di awal masa jabatan mereka.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Anggaran Kementerian HAM Diminta Naik Jadi Rp 20 Triliun

Menteri HAM Natalius Pigai mengejutkan publik dengan usulan anggaran lebih dari Rp 20 triliun, sementara pagu tahun 2025 hanya Rp 64 miliar. Menurut Pigai, anggaran besar diperlukan untuk membangun universitas HAM, pusat studi, laboratorium forensik, hingga rumah sakit hak asasi manusia .
Beberapa pihak menilai anggaran tersebut tidak sejalan dengan arahan efisiensi Presiden Prabowo. Wakil Ketua Komisi XIII DPR Andreas Hugo Pareira menegaskan bahwa permintaan harus dikoordinasikan terlebih dahulu dan dinilai menabrak prioritas anggaran nasional.

RelatedPosts

Jangan Biarkan Indonesia Jatuh di Kaki Mafia, atau Memilih Berdiri Mempertahankannya

Kejagung Kaji Laporan Masyarakat Terkait Dugaan Korupsi di Kabupaten Pangandaran 

Kejagung dan Polri Didesak Tindak Tegas Game Online Terafiliasi Judol, Ancam Generasi Muda 


Pro dan Kontra Usulan Anggaran

Fraksi PDIP menyatakan proposal Pigai bertolak belakang dengan kebijakan fiskal nasional. Sementara itu, dukungan datang dari pengamat yang menilai cita-cita HAM ke dalam program Asta Cita Prabowo-Gibran membutuhkan anggaran signifikan .


Tudingan Yusril: Peristiwa 1998 Bukan Pelanggaran HAM Berat

Menko Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menuai kritik setelah menyatakan bahwa peristiwa 1998 bukan pelanggaran HAM berat. Menurutnya, istilah seperti genosida dan ethnic cleansing lebih tepat digunakan untuk masa kolonial atau awal kemerdekaan
Yusril kemudian mempertegas bahwa pernyataannya merespons konteks diskusi soal genocide dan ethnic cleansing, bukan menolak tragedi 1998. Ia juga mengaku menunggu rekomendasi Komnas HAM untuk memberi konteks lebih jelas .


Kritik Senada dari Mahfud MD

Mantan Menko Polhukam Mahfud MD menegaskan bahwa penentuan pelanggaran HAM berat bukan kewenangan seorang menteri, melainkan Komnas HAM. Ia menyoroti pengakuan pemerintah sebelumnya terhadap 12 kasus pelanggaran HAM berat, termasuk 1998, Semanggi I–II, dan penghilangan orang paksa .


Kop Surat Kementerian Disalahgunakan oleh Menteri Yandri

Menteri Desa dan PDT, Yandri Susanto, menggunakan kop dan stempel resmi kementerian dalam undangan acara pribadi berupa haul ibu sekaligus Hari Santri di Ponpes Banten. Distribusi surat ditujukan kepada pejabat desa hingga RT .
Mahfud MD mengecam tindakan tersebut sebagai pelanggaran etika birokrasi, sementara Yandri meminta maaf dan berjanji tidak mengulangi kesalahan ..


Imbauan dari Seskab

Sekretaris Kabinet, Mayor Teddy Indra Wijaya, mengeluarkan imbauan kepada seluruh menteri agar berhati-hati dalam menggunakan kop surat dan tanda tangan resmi kementerian, terutama untuk acara pribadi .


Respon Publik dan Netizen

  • Reddit: Saran Mahfud agar Yandri lebih berhati-hati dikutip:

    “Kalau benar surat di bawah ini dari Menteri, maka ini keliru… Tak boleh pakai kop dan stempel kementerian.”

  • Reddit terkait Pigai:

    “Day 2 and we already go full circus.”

  • Reddit mengenai kabinet:

    “Beberapa menteri mengeluarkan statement absurd (Yusril soal 98 bukan pelanggaran HAM berat, Natalius Pigai …).”


Dampak dan Langkah Tindak Lanjut

  1. DPR merencanakan rapat kerja dengan Pigai untuk membahas rincian usulan anggaran dan urgensinya (reddit.com).
  2. Isu kop surat mendorong pengawasan internal pada surat-menyurat kementerian secara ketat.
  3. Posisi Yusril menjadi sorotan lebih dalam terkait peran kementerian terhadap sejarah pelanggaran HAM.
  4. Publik dan media mempertanyakan kompetensi kabinet yang dinilai terlalu “ingin tampil” di awal masa kerja

Kutipan penting:

  • “Kalau negara punya kemampuan, maunya di atas Rp20 triliun.” – Natalius Pigai
  • “Enggak (pelanggaran HAM berat tragedi 1998).” – Yusril Ihza Mahendra

 


 


Saran dan Kesimpulan

Dalam menyikapi kontroversi menteri-menteri Kabinet Merah Putih, perlu pendekatan hati-hati dan tepat sasaran. Pertama, DPR mesti menuntaskan klarifikasi terkait usulan anggaran besar, dengan penekanan pada prioritas nasional. Kedua, setiap pernyataan publik dari pejabat perlu diselaraskan dengan data resmi, terutama diskriminasi antara istilah hukum dan konsekuensi historis. Ketiga, penggunaan fasilitas negara seperti kop dan stempel harus dikawal melalui regulasi internal yang tegas. Keempat, transparansi menjadi kunci dalam mengembalikan kepercayaan publik terhadap kementerian dan kabinet. Terakhir, kabinet perlu didorong fokus pada tindakan nyata dan program produktif, bukan hanya pernyataan kontroversial. (*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Tags: anggaran HAMDPRefisiensi anggaranKabinet Merah Putihkop surat kementerianMahfud MDNatalius Pigaipelanggaran HAM beratYandri SusantoYusril Ihza Mahendra
Share193Tweet121
Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Related Posts

Jangan Biarkan Indonesia Jatuh di Kaki Mafia, atau Memilih Berdiri Mempertahankannya

Jangan Biarkan Indonesia Jatuh di Kaki Mafia, atau Memilih Berdiri Mempertahankannya

by Yudi Permana
24 November 2025
0

Ekoin.co - Delapan puluh tahun sejak Proklamasi, republik ini terus bergerak di antara idealisme para pendiri bangsa dan realitas politik-ekonomi...

Kejagung Sebut Tidak Ada Upaya Penggeledahan Rumah Jampidsus, Isu Dihembuskan Koruptor

Kejagung Kaji Laporan Masyarakat Terkait Dugaan Korupsi di Kabupaten Pangandaran 

by Yudi Permana
18 November 2025
0

Jakarta, ekoin.co - Lembaga masyarakat Saung Aspirasi Sararea (SARASA) Institute melaporkan dugaan tindak pidana korupsi lintas sektor yang terjadi di...

Kejagung dan Polri Didesak Tindak Tegas Game Online Terafiliasi Judol, Ancam Generasi Muda 

Kejagung dan Polri Didesak Tindak Tegas Game Online Terafiliasi Judol, Ancam Generasi Muda 

by Yudi Permana
17 November 2025
0

Jakarta, ekoin.co — Eksponen Pemuda Indonesia (EPI) menyampaikan orasi di depan gedung Jampidum, Kejaksaan Agung terkait maraknya praktik judi online...

Pengusaha Minyak Riza Chalid Ditetapkan Tersangka Kasus Korupsi Minyak Pertamina

Waspadai Serangan Balik Mafia Migas dan Tambang Terhadap Jampidsus Kejagung

by Yudi Permana
17 November 2025
0

Jakarta, ekoin.co - Gelombang pemberantasan korupsi yang tengah digencarkan Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam hal ini Jaksa Agung Muda Tindak Pidana...

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Warga Isi BBM Subsidi Harus Tunjuk STNK

Warga Isi BBM Subsidi Harus Tunjuk STNK

21 September 2025
Muncul Masalah Baru Mobil Listrik Hyundai Setelah Di-recall

Muncul Masalah Baru Mobil Listrik Hyundai Setelah Di-recall

24 March 2025
“Sukses di Kampus dan Beyond: 10 Soft Skill yang Harus Dipersiapkan Sebelum Masuk Kuliah”

“Sukses di Kampus dan Beyond: 10 Soft Skill yang Harus Dipersiapkan Sebelum Masuk Kuliah”

24 March 2025
Adhel Laporkan Dedi Mulyadi ke Bareskrim Polisi

Adhel Laporkan Dedi Mulyadi ke Bareskrim Polisi

0
Penumpang Lompat ke Laut  KM Barcelona VA Rute Talaud–Manado Terbakar

Penumpang Lompat ke Laut KM Barcelona VA Rute Talaud–Manado Terbakar

0
Studi: Makanan Tradisional Tingkatkan Sistem Imun Jamur hingga Kelor Ampuh Cegah Penyakit Kronis

Studi: Makanan Tradisional Tingkatkan Sistem Imun Jamur hingga Kelor Ampuh Cegah Penyakit Kronis

0
Ketua Komisi III DPR Habiburokhman: KUHAP Baru Ini Sangat Revolusioner dan Pasal Keadaan Mendesak

Ketua Komisi III DPR Habiburokhman: KUHAP Baru Ini Sangat Revolusioner dan Pasal Keadaan Mendesak

4 December 2025
Eks Jubir Febri Diansyah: KPK Sekarang Sudah Jauh Berbeda Sejak 2019

Eks Jubir Febri Diansyah: KPK Sekarang Sudah Jauh Berbeda Sejak 2019

28 November 2025
Soal Krisis Pasokan Gas Alam, DPR RI Desak Transformasi Industri Pupuk ke Arah Organik

Soal Krisis Pasokan Gas Alam, DPR RI Desak Transformasi Industri Pupuk ke Arah Organik

26 November 2025
EKOIN.CO

Copyright © 2015 EKOIN.CO Created by : Ibnu Gozali

Navigate Site

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • HOME
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • PROPERTI
    • INDUSTRI
    • PERTANIAN
    • INFRASTRUKTUR
    • UMKM
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • BERITA FOTO
    • CEK FAKTA
  • ENTERTAINT
    • DESTINASI
    • HIBURAN
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • SELEBRITI
    • TEKNOLOGI
    • OLAH RAGA
  • PERISTIWA
    • BREAKING NEWS
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • LINGKUNGAN
    • ENERGI
  • RAGAM
    • TIPS
    • PROFIL
    • HIKMAH
    • EDUKASI
    • OPINI
    • SOSIAL
    • EBOOK
    • SENI & BUDAYA

Copyright © 2015 EKOIN.CO Created by : Ibnu Gozali