EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda RAGAM EDUKASI
Pemerintah Gelontorkan Rp1,28 Triliun Dorong Hilirisasi Inovasi Kampus

Sumber dok ugm.ac.id

Pemerintah Gelontorkan Rp1,28 Triliun Dorong Hilirisasi Inovasi Kampus

Dirjen Riset Kemdiktisaintek mengumumkan alokasi dana Rp1,28 T di Innovation Forum UGM untuk memfokuskan riset pada Hilirisasi Inovasi. UGM berkomitmen menjembatani riset laboratorium ke solusi berdampak nyata.

Agus DJ oleh Agus DJ
30 September 2025
Kategori EDUKASI, EKOBIS, RAGAM, TEKNOLOGI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Yogyakarta, EKOIN.CO – Pemerintah Republik Indonesia menunjukkan komitmen serius dalam memajukan ekosistem penelitian dan pengembangan. Melalui Kemdiktisaintek RI, dana penelitian yang dialokasikan mencapai jumlah signifikan. Dr. M. Fauzan Adziman, S.T., M.Eng, selaku Dirjen Riset dan Pengembangan, Kemdiktisaintek RI, mengatakan bahwa pemerintah telah menggelontorkan dana penelitian sebesar Rp1,28 Triliun.

Dana tersebut diperuntukkan bagi lebih dari 16.800 proposal riset yang berasal dari 1.503 kampus di seluruh Indonesia. Alokasi dana riset dalam jumlah besar ini diharapkan mampu mendorong ekosistem penelitian agar memiliki tema yang lebih fokus, relevan, dan terarah pada dampak nyata. “Jadi kita akan membangun program prioritas dengan fungsi pemerataan,” kata Fauzan dalam seminar Innovation Forum: Harmonisasi Hibah Penghiliran Inovasi 2025.

Baca juga : Peneliti Indonesia Dominasi Daftar Ilmuwan Berpengaruh Dunia 2025

Seminar penting tersebut berlangsung di Fakultas Teknik UGM pada hari Jumat, 26 September 2025. Diskusi ini berfokus pada strategi untuk memperkuat jembatan antara hasil riset di perguruan tinggi dengan implementasi di lapangan, yang secara esensial dikenal sebagai Hilirisasi Inovasi.

Fauzan menjelaskan bahwa Kemdiktisaintek telah menyusun strategi matang untuk menyederhanakan program penelitian menjadi dua kategori utama, yaitu program riset prioritas dan program riset strategis. Untuk program riset prioritas, Kemdiktisaintek berupaya mengoptimalkan pendanaan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Berita Menarik Pilihan

Indonesia Ukir Sejarah di Piala Asia Futsal, Vietnam Disingkirkan 3-2

Persis Solo Datangkan Dimitri Lima demi Misi Keluar dari Zona Degradasi

Sementara itu, untuk program riset strategis, pihak kementerian melakukan seleksi ketat terhadap riset yang dianggap strategis dan memiliki potensi dampak tinggi. Strategi ini menekankan efisiensi dan relevansi. “Kita mencari mana yang berpotensi tinggi, mencari mana masalah yang harus kita segera selesaikan atau urgent begitu,” terangnya, menegaskan fokus pada urgensi dan potensi solusi.

Menyambut baik inisiatif pemerintah tersebut, Dr. Danang Sri Hadmoko, S.Si., M.Sc., Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan Usaha dan Kerja sama UGM, menyampaikan komitmen lembaganya. UGM berkomitmen untuk memastikan hasil riset dan inovasi yang dihasilkan oleh para akademisi tidak berhenti hanya pada tahapan publikasi ilmiah atau sekadar prototype.

Menurut Danang Sri Hadmoko, inovasi harus mampu melewati innovation gap atau yang sering disebut sebagai valley of death, yaitu jurang pemisah antara penemuan di laboratorium dan implementasi komersial atau sosial. “Inilah esensi dari Hilirisasi Inovasi yaitu menjadikan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai solusi yang berdampak sosial, ekonomi sekaligus lingkungan,” paparnya, memberikan definisi yang jelas tentang tujuan utama hilirisasi.

Danang menambahkan bahwa Innovation Forum ini menjadi momentum penting bagi seluruh stakeholder untuk menyamakan langkah dan sinergi. Berbagai program hibah penghiliran inovasi yang diluncurkan oleh pemerintah telah membuka jalan yang lebih lebar bagi perguruan tinggi untuk melangkah lebih jauh.

Program-program tersebut mencakup Promoting Research and Innovation through Modern an Efficient Science and Technology Parks Project (Prime STeP), Program Dana Padanan (PDP), hingga Hilirisasi Riset Prioritas. “Program-program ini tentu menjadi peluang strategis untuk memperkuat jembatan antara riset di kampus dengan kebutuhan nyata di lapangan,” terangnya, menyoroti fungsi program hibah sebagai katalisator.

Sumber dok ugm.ac.id

Peran UGM Science Techno Park dalam Ekosistem Inovasi

Dalam kesempatan yang sama, Prof. Sang Kompiang Wirawan, S.T., M.T., Ph.D., Direktur Pengembangan Usaha (PU) UGM, menjelaskan detail tentang dukungan yang diterima UGM. Untuk tahun ini, UGM mendapat hibah pengembangan inovasi, Pengelolaan Hibah Dorongan Teknologi TimPakar/Pengkajian, dan Program Dana Padanan yang semuanya berasal dari Kemdiktisaintek.

Lebih lanjut, Prof. Sang Kompiang menyebutkan bahwa Hibah Pengembangan Inovasi, Sinergi, Startup Grant juga diterima UGM sebagai dukungan dari Asian Development Bank (ADB). Selain itu, Science Technopark (STP) UGM dan Hilirisasi skema sinergi turut mendapat sokongan dana dari Kemdiktisaintek RI.

“Kedua program besar ini diharapkan mendukung pertumbuhan inovasi startup dan inovasi untuk bersaing secara global,” ungkapnya, mengaitkan dukungan dana dengan ambisi global. Dukungan finansial yang beragam ini menunjukkan kepercayaan berbagai pihak terhadap kualitas riset dan inovasi yang dihasilkan UGM.

Prof. Sang Kompiang juga menjelaskan bahwa UGM Science Techno Park (STP) memainkan peran yang sangat sentral. STP hingga saat ini berfungsi sebagai penggerak utama ekosistem inovasi di UGM. Melalui fungsinya sebagai Technology Transfer Office (TTO) dan program-program inkubasi seperti Innovative Academy.

UGM STP memiliki peran vital dalam mengawal hasil riset. Pengawalan ini dimulai dari tahap penemuan di laboratorium hingga riset siap untuk dimanfaatkan oleh masyarakat dan industri, baik dalam bentuk kerja sama lisensi maupun pengembangan perusahaan rintisan (startup). Proses ini memastikan Hilirisasi Inovasi berjalan efektif.

Di sela-sela kegiatan Innovation Forum, dilaksanakan pula seremoni penting. Acara tersebut berupa penandatanganan perjanjian kerja sama Hibah Pengembangan Inovasi, Sinergi, dan Startup Grant.

Perjanjian ini ditandatangani oleh Plt Direktur Pengembangan Usaha/ Ketua IPMO UGM, Prof. Ir. Sang Kompiang Wirawan, S.T., M.T., Ph.D., bersama tiga peneliti terpilih: Dr.drg. Indra Bramanti, M.Sc., Sp.KGA, Prof. Drs. Gede Bayu Suparta, M.S., Ph.D, dan Astriani Dwi Aryaningtyas, S.Psi., M.A. Seluruh proses ini disaksikan langsung oleh Dr. Danang Sri Hadmoko, S.Si., M.Sc.

Sumber dok ugm.ac.id

Sinergi Kampus dan Pemerintah Kunci Pembangunan Nasional

Sinergi yang terjalin antara Kemdiktisaintek RI dengan perguruan tinggi seperti UGM melalui program-program pendanaan terfokus membuktikan bahwa Hilirisasi Inovasi telah menjadi prioritas nasional. Pendekatan yang lebih terstruktur dan berbasis dampak ini diharapkan dapat mempercepat kontribusi ilmu pengetahuan terhadap pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Dengan dukungan dana riset yang masif dan strategi yang terfokus pada program prioritas, pemerintah memberikan sinyal kuat bahwa hasil penelitian tidak boleh hanya berakhir di rak-rak perpustakaan. Sebaliknya, harus menjadi solusi nyata bagi berbagai permasalahan di masyarakat.

Komitmen UGM dalam membangun jembatan antara riset dasar dan aplikasi komersial melalui STP dan program pendampingan menjadi model yang patut dicontoh. Upaya ini merupakan langkah strategis untuk memaksimalkan potensi sumber daya manusia dan teknologi yang ada di kampus.

Keberhasilan program hibah ini akan diukur dari seberapa banyak inovasi yang berhasil melewati valley of death dan menjadi produk atau layanan yang diadopsi oleh pasar. Oleh karena itu, monitoring dan evaluasi yang ketat terhadap pelaksanaan Hilirisasi Inovasi menjadi kunci keberlanjutan program ini.

Secara keseluruhan, Innovation Forum dan alokasi dana riset Rp1,28 Triliun Kemdiktisaintek menegaskan era baru riset Indonesia yang berorientasi pada Hilirisasi Inovasi. UGM, dengan komitmennya untuk menjembatani innovation gap, menjadi mitra utama pemerintah dalam mewujudkan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai kekuatan transformatif. Kolaborasi antara sektor akademik, pemerintah, dan industri kini semakin kuat, menciptakan ekosistem yang kondusif bagi lahirnya solusi berdampak sosial, ekonomi, dan lingkungan.

Untuk memastikan keberlanjutan program ini, pemerintah perlu menjaga konsistensi pendanaan riset yang terfokus pada Hilirisasi Inovasi dan dampak nyata. Perguruan tinggi harus memperkuat peran Technology Transfer Office (TTO) mereka agar hasil riset dapat dikemas dan dilisensikan secara profesional kepada industri. Penting sekali untuk mengukur keberhasilan bukan hanya dari jumlah publikasi, tetapi juga dari nilai ekonomi dan sosial yang diciptakan oleh inovasi yang terhilirisasi. Sinergi antara kebijakan dana dan kebutuhan lapangan adalah kunci untuk menjadikan ilmu pengetahuan sebagai lokomotif utama pembangunan nasional.(*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Tags: dana risethilirisasi inovasiInnovation ForumKemdiktisaintekPRIME STePUGM
Post Sebelumnya

Riset Tiara Putri Raih Poster Prize Konferensi Mikrobiologi di Jerman

Post Selanjutnya

Prabowo Fokus Pembangunan Desa Nelayan Pesisir Baru untuk 16 Juta Jiwa

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Timnas Futsal Indonesia berhasil mengalahkan Vietnam 3-2 di perempat final piala asia. Di semi final Timnas akan melawan Jepang yang sebelumnya menghajar Afghanistan 6-0. (iG Timnas futsal)

Indonesia Ukir Sejarah di Piala Asia Futsal, Vietnam Disingkirkan 3-2

oleh Danang F Pradhipta
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co – Tim nasional futsal Indonesia menorehkan sejarah baru di ajang Piala Asia Futsal 2026. Bermain di hadapan pendukung...

Pemain anyar persis Solo Dimitri Lima diharapkan bisa membawa tim laskar sambernyawa keluar dari zona degradasi. (Persis solo web)

Persis Solo Datangkan Dimitri Lima demi Misi Keluar dari Zona Degradasi

oleh Danang F Pradhipta
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co – Persis Solo menunjukkan keseriusannya untuk keluar dari ancaman degradasi pada paruh kedua BRI Super League 2025/2026 dengan...

Status Persero Bank Syariah Indonesia Perkuat Ekosistem Ekonomi Nasional. Sumber dok bankbsi.co.id

Status Persero Bank Syariah Indonesia Perkuat Ekosistem Ekonomi Nasional

oleh Agus DJ
3 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - PT Bank Syariah Indonesia Tbk kini telah resmi menyandang Status Persero Bank Syariah Indonesia secara administratif terhitung...

Sumber Foto: Segmen zona megathrust di selatan Jawa dan Sumatra. (Dok. Jurnal On the potential for megathrust earthquakes and tsunamis off the southern coast of West Java and southeast Sumatra, Indonesia)

Pakar Ingatkan Potensi Gempa 14 Zona Megathrust Indonesia

oleh Agus DJ
3 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pusat Pengendalian Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana terus melakukan pemantauan intensif terhadap ancaman aktivitas seismik di berbagai...

Post Selanjutnya
Prabowo Fokus Pembangunan Desa Nelayan Pesisir Baru untuk 16 Juta Jiwa

Prabowo Fokus Pembangunan Desa Nelayan Pesisir Baru untuk 16 Juta Jiwa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.