Jakarta, EKOIN.CO – Platform gim daring Roblox kembali menjadi sorotan publik setelah Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti melarang murid untuk memainkan gim ini. Larangan tersebut disampaikan lantaran di dalam Roblox banyak ditemukan adegan kekerasan yang dinilai tidak pantas untuk anak-anak. Permainan ini sendiri cukup dikenal di kalangan anak muda hingga orang dewasa. Walaupun menawarkan beragam permainan interaktif, platform ini juga memiliki risiko, seperti penipuan yang dapat mengarah pada pencurian data pribadi dan saldo rekening.
Di tengah berbagai kontroversi yang mengelilinginya, menarik untuk mengetahui siapa sosok di balik platform gim yang mendunia ini. Dikutip dari situs resmi Roblox pada Kamis (7/8/2025), platform tersebut didirikan oleh David Baszucki, yang juga menjabat sebagai CEO Roblox. Ia mendirikan platform ini bersama Erik Cassel pada tahun 2004. Awalnya, gim ini diberi nama DynaBlocks, sebelum kemudian berganti nama menjadi Roblox pada tahun 2005. Secara resmi, platform ini diluncurkan untuk publik pada 1 September 2006.
Dalam situs yang sama, visi Baszucki diungkapkan, yakni “membangun platform yang memungkinkan miliaran orang berbagi pengalaman lewat game.” Sebelum mendirikan Roblox, Baszucki terlebih dahulu mendirikan Knowledge Revolution bersama saudaranya, Greg. Melalui perusahaan tersebut, mereka menciptakan perangkat lunak simulasi fisika dan desain mekanik yang diberi nama Interactive Physics. Pendidikan Baszucki sendiri tidak main-main, ia merupakan lulusan dari Universitas Stanford sebagai Penerima Beasiswa General Motors di bidang Teknik Elektro.
Inovasi Roblox diakui oleh berbagai pihak terkemuka. Majalah Time menobatkan Roblox sebagai salah satu dari “100 Perusahaan Paling Berpengaruh,” dan Fast Company mengakui inovasinya dalam daftar “Perusahaan Paling Inovatif” dan “Perusahaan Paling Inovatif dalam Permainan”. Pengakuan tersebut juga meliputi inovasi sebagai tempat kerja dalam daftar “Tempat Kerja Terbaik untuk Inovator” versi Fast Company, serta inovasi teknisnya dalam daftar “Inovasi melalui Desain”.
Hingga kuartal kedua (Q2) tahun 2025, jumlah pengguna aktif harian Roblox telah mencapai 111,8 juta. Di samping itu, durasi permainan atau engagement hours tercatat mencapai 27,4 miliar jam. Popularitasnya juga didukung oleh 3,1 juta pengembang yang bergabung untuk menciptakan berbagai pengalaman interaktif di dalamnya.