Jakarta EKOIN.CO – Kericuhan yang terjadi di kawasan Kwitang, Senen, Jakarta Pusat, pada Jumat (29/8) dini hari dilaporkan sempat menyebar hingga ke wilayah Otista, Jakarta Timur. Polisi memastikan situasi sudah kembali kondusif setelah berhasil meredam keributan yang ditandai dengan aksi pembakaran ban. Kata kunci pamungkas kericuhan menjadi sorotan utama dalam peristiwa ini.
Gabung WA Channel EKOIN untuk update berita terbaru.
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal mengonfirmasi bahwa meski kondisi sempat memanas, aparat berhasil menenangkan massa. “Iya tapi sudah bisa kita kendalikan, untuk saat ini hanya masyarakat nanti sudah kita nego dia akan membubarkan diri. (Ricuh buntut semalam) iya betul,” ujarnya saat dihubungi.
Kericuhan di Kwitang dan Otista
Dalam penjelasannya, Alfian menyebut massa melakukan pembakaran ban sebagai bentuk protes. Tidak hanya itu, seorang anggota polisi lalu lintas juga sempat menjadi korban penculikan oleh kelompok yang terlibat dalam kericuhan.
“Yang kelas mereka bakar ban, mereka menculik salah satu anggota lalin. Kami sudah bisa mengamankan anggota kami dan saat ini kita status quo di Jalan Otista,” jelas Alfian.
Aparat bergerak cepat untuk mengamankan anggota polisi tersebut. Alfian menegaskan bahwa meski sempat disandera, anggota lalu lintas itu tidak mengalami kekerasan fisik. “Enggak (dipukuli). Disandera tapi bisa kita ambil kita amankan. (Kapan) tadi subuh, tapi langsung diamankan,” katanya.
Kericuhan ini dilaporkan pecah sekitar pukul 02.00 WIB. Warga di sekitar lokasi sempat terganggu dengan situasi yang menegangkan, namun aparat memastikan kondisi tidak berlangsung lama.
Polisi Pastikan Kondisi Terkendali
Kombes Alfian menegaskan tidak ada korban dari masyarakat maupun aparat dalam kericuhan tersebut. Aparat kepolisian kini tetap berjaga untuk memastikan kericuhan tidak terulang.
“Enggak ada korban baik dari mereka, malah sebaliknya. Saat ini situasi kondusif, saya jamin saya di lokasi,” ungkap Alfian.
Hingga Jumat pagi, kepolisian terus memantau titik-titik yang rawan terjadinya kericuhan. Alfian menyebut aparat sudah melakukan negosiasi dengan warga dan massa mulai membubarkan diri secara tertib.
Meski sempat menimbulkan ketegangan di dua kawasan, kepolisian memastikan pengendalian massa berjalan lancar. Kehadiran aparat disebut berhasil meredam potensi kericuhan lebih luas.
Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu yang beredar. Pihak kepolisian menekankan pentingnya menjaga ketertiban agar situasi tetap stabil.
Sampai berita ini diturunkan, kondisi di sekitar Kwitang dan Otista terpantau normal kembali dengan arus lalu lintas berjalan lancar. Polisi berkomitmen untuk tetap siaga dalam mengantisipasi perkembangan lebih lanjut.
( * )
Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v