EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
LKPP 2024 Raih Opini WTP Kesembilan Berturut-turut

Sumber dok kemenkeu.go.id

LKPP 2024 Raih Opini WTP Kesembilan Berturut-turut

RUU P2APBN 2024 siap dibawa ke sidang paripurna DPR. LKPP 2024 kembali meraih opini WTP kesembilan kali berturut-turut.

Agus DJ oleh Agus DJ
20 Agustus 2025
Kategori EKOBIS, EKONOMI, Ekonomi dan Bisnis, KEUANGAN
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta EKOIN.CO – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pembahasan Rancangan Undang-Undang Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU P2APBN) Tahun Anggaran 2024 bersama Badan Anggaran DPR RI. Rapat kerja ini berlangsung di Jakarta pada Selasa (19/08).

Menkeu menyebut pembahasan RUU P2APBN berjalan lancar, konstruktif, dan substantif. Ia menegaskan bahwa sinergi pemerintah dan DPR menjadi kunci utama dalam menjaga keuangan negara tetap sehat di tengah ketidakpastian global maupun tantangan domestik.

Baca juga: DPR Gelar Pandangan Umum Fraksi atas RUU APBN

“Atas nama pemerintah, kami ingin menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas dukungan dari pimpinan dan seluruh anggota Badan Anggaran yang telah mewakili seluruh fraksi dan komisi DPR RI di dalam pembahasan RUU P2APBN yang dapat dilaksanakan secara lancar, konstruktif, dan substantif,” ujar Sri Mulyani.

Pernyataan tersebut mempertegas komitmen pemerintah dalam menyelesaikan tahap pertama pembahasan RUU sebelum dibawa ke sidang paripurna DPR RI. Menkeu menekankan bahwa proses ini merupakan bentuk tanggung jawab negara dalam mengelola keuangan secara transparan.

Berita Menarik Pilihan

BI-Fast Terhubung ke Nexus, Pembayaran Lintas Negara Kini Lebih Efesien

Gen Z Dominasi Pertumbuhan Saldo Nabung Haji Berhadiah Umroh BSI

Sumber dok kemenkeu.go.id

Tantangan Global dan Respon APBN

Menurut Menkeu, tahun 2024 menjadi periode yang penuh tantangan, terutama akibat ketidakpastian geopolitik, kenaikan harga energi, serta penyelenggaraan pemilu serentak di lebih dari 70 negara. Faktor-faktor ini berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi dunia.

Dari sisi iklim, fenomena el nino turut memengaruhi ketahanan pangan global. Harga beras dunia melonjak tajam, sementara produksi di berbagai negara terganggu. Kondisi ini berdampak pada inflasi pangan di Indonesia yang sempat naik hingga 10,3% yoy, meski inflasi umum tercatat stabil di 3,1% yoy.

Sri Mulyani menegaskan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap menjadi instrumen utama untuk menjaga masyarakat dari gejolak harga. “Sekali lagi APBN menjadi instrumen yang diandalkan oleh semua pihak di dalam menjaga masyarakat dan perekonomian agar tidak mengalami shock terlalu besar,” ujarnya.

Pemerintah menekankan pentingnya langkah cepat dan terukur dalam menjaga stabilitas. Melalui kebijakan fiskal yang tepat, perekonomian nasional berhasil pulih secara bertahap, bahkan mencatat perbaikan signifikan pada triwulan II tahun 2024.

Opini WTP dan Komitmen Tata Kelola

Perbaikan ekonomi tersebut tercermin dalam Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) Tahun 2024 yang kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Capaian ini menjadi yang kesembilan kalinya berturut-turut sejak 2016.

Menkeu menyebut pencapaian opini WTP merupakan bukti akuntabilitas pemerintah dalam mengelola keuangan negara. Selain itu, hal ini juga menandakan bahwa sistem tata kelola yang diterapkan telah sesuai dengan standar pemeriksaan yang berlaku.

Tidak hanya itu, Menkeu juga mengapresiasi masukan dari seluruh fraksi DPR RI. Menurutnya, saran, kritik, dan rekomendasi tersebut merupakan bagian penting dalam memperkuat pengawasan serta memastikan keberlanjutan fiskal di masa depan.

“RUU P2APBN bukan hanya merupakan bentuk pemenuhan kewajiban formal yang diatur undang-undang, namun secara substansi penting menjadi komitmen pemerintah dalam membangun tata kelola dan fondasi pengelolaan keuangan negara yang lebih baik,” tegasnya.

Dengan persetujuan seluruh fraksi, RUU P2APBN 2024 kini siap dibawa ke pembicaraan tingkat II dalam sidang paripurna DPR RI. Tahap ini akan menjadi keputusan penting terkait pertanggungjawaban pemerintah atas pelaksanaan APBN.

Kebijakan fiskal yang terukur terbukti menjadi benteng bagi perekonomian nasional. Pemerintah diharapkan terus menjaga konsistensi dalam menanggapi gejolak global maupun tantangan domestik agar stabilitas tetap terjaga.

Sinergi pemerintah dengan DPR RI juga perlu diperkuat untuk memastikan setiap keputusan memiliki dasar hukum yang jelas serta berpihak pada kepentingan rakyat. Keterbukaan dalam setiap tahapan pembahasan RUU menjadi bagian penting dari akuntabilitas publik.

Selain itu, peningkatan kualitas tata kelola keuangan negara menjadi langkah strategis dalam membangun fondasi fiskal yang kokoh. Hal ini akan memperkuat posisi Indonesia dalam menghadapi ketidakpastian global.

Keberhasilan meraih opini WTP kesembilan kalinya perlu dijaga dengan pengawasan yang lebih ketat agar tidak hanya menjadi capaian administratif, tetapi juga mencerminkan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Pada akhirnya, keberlanjutan pembangunan membutuhkan peran semua pihak. Pemerintah, DPR, dan masyarakat harus terus menjaga transparansi, akuntabilitas, serta integritas dalam pengelolaan APBN demi masa depan perekonomian Indonesia. ( * )

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Tags: APBNBadan Anggaran DPRLKPP 2024opini WTPRUU P2APBN 2024Sri Mulyani
Post Sebelumnya

Iran Tegaskan Tak Ada Gencatan Senjata Siap Hadapi Perang Terakhir Israel

Post Selanjutnya

AHY Pimpin Pembangunan Kereta Cepat Jakarta–Surabaya

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Ilustrasi fitur terbaru BI Fast yang dirilis oleh Bank Indonesia (BI). Foto: Instagram @bankindonesia

BI-Fast Terhubung ke Nexus, Pembayaran Lintas Negara Kini Lebih Efesien

oleh Ainurrahman
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Indonesia (BI) resmi bergabung dalam proyek Nexus. Hal itu sebagai komitmen memperkuat konektivitas sistem pembayaran lintas...

Program Nabung Haji Berhadiah Umroh BSI Tingkatkan Literasi Keuangan. Sumber dok bankbsi.co.id

Gen Z Dominasi Pertumbuhan Saldo Nabung Haji Berhadiah Umroh BSI

oleh Agus DJ
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus memperkuat posisinya sebagai mitra utama bagi masyarakat muslim dalam merencanakan...

Kolaborasi Pemerintah Dan BRI Optimalkan Potensi Investasi Batam. Sumber dok bni.co.id

Sinergi Strategis BRI Memperluas Peluang Investasi Batam 2026

oleh Agus DJ
4 Februari 2026
0

Batam, Ekoin.co - Upaya memperkuat stabilitas ekonomi daerah terus dilakukan melalui penguatan sektor investasi Batam yang kini menjadi fokus utama...

Ketua Komisi XI DPR RI Fraksi Partai Golkar, Mukhamad Misbakhun

BI Diminta Lebih Agresif dan Taktis Jaga Stabilitas Nilai Rupiah

oleh Ainurrahman
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kompak melemah saat pembukaan perdagangan pagi ini, Rabu...

Post Selanjutnya
AHY Pimpin Pembangunan Kereta Cepat Jakarta–Surabaya

AHY Pimpin Pembangunan Kereta Cepat Jakarta–Surabaya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.