Bandung EKOIN.CO – Mahasiswa Program Studi Administrasi Keuangan Publik Sekolah Vokasi Universitas Padjadjaran, Yeni Setiyowati, meluncurkan buku berjudul “Konsep Uang: Mengenal Literasi Keuangan dan Inovasi Kesejahteraan Ekonomi” pada tahun 2025. Buku ini diterbitkan melalui penerbit CV. Madani Berkah Abadi dengan nomor ISBN 978-623-473-706-6.
Buku “Konsep Uang” hadir sebagai wujud kontribusi Yeni dalam memperluas pemahaman masyarakat, terutama generasi muda, mengenai pentingnya literasi keuangan di tengah dinamika ekonomi yang berkembang pesat.
Baca juga : Bamboost Antar Tim Jatinewyork Raih Juara Nasional
“Lewat buku ini, saya berharap dapat mengajak para pembaca untuk memahami konsep uang secara lebih komprehensif, tidak hanya sebagai alat tukar, tetapi juga sebagai entitas yang memiliki sejarah, sistem pengelolaan, serta dampak besar terhadap kesejahteraan masyarakat,” ungkap Yeni dalam keterangannya.
Yeni merupakan Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) jenjang Sarjana Terapan Unpad tahun 2025. Prestasinya semakin menegaskan komitmen dalam membangun kesadaran finansial yang lebih luas melalui karya tulis ilmiah populer.

Buku Konsep Uang sebagai Media Edukasi
Melalui buku “Konsep Uang”, pembaca diajak menyelami berbagai aspek penting, mulai dari sejarah uang, peran lembaga keuangan, hingga tantangan inflasi yang kerap memengaruhi kehidupan masyarakat. Tidak hanya itu, strategi literasi keuangan untuk menghadapi era digital juga menjadi bagian utama pembahasan.
Dalam penyampaiannya, Yeni menegaskan bahwa pengetahuan dan manajemen keuangan merupakan kunci keberhasilan dalam menghadapi perubahan ekonomi global. “Kesadaran dalam mengelola keuangan sangat penting, karena menentukan arah kesejahteraan individu maupun masyarakat,” jelasnya.
Buku ini juga mengulas inovasi kesejahteraan ekonomi yang relevan dengan kebutuhan masa depan. Konsep ini dipandang sebagai salah satu solusi yang dapat membantu generasi muda dalam menghadapi berbagai tantangan finansial.
Seperti diketahui, literasi keuangan di Indonesia masih menghadapi tantangan. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan tingkat literasi keuangan masyarakat belum merata. Kehadiran karya akademis seperti ini dinilai dapat menjadi jawaban atas kebutuhan peningkatan pemahaman finansial.

Akses Buku Konsep Uang di Platform Digital
Tidak hanya ditujukan bagi kalangan akademisi, buku “Konsep Uang” juga dipublikasikan untuk masyarakat luas. Dengan gaya bahasa yang mudah dipahami, karya ini direkomendasikan sebagai bacaan pendamping bagi siapa saja yang ingin menambah wawasan ekonomi dan finansial di era modern.
Penerbit CV. Madani Berkah Abadi memastikan distribusi buku dilakukan secara luas. Buku ini telah tersedia di berbagai platform digital seperti Shopee Madani Pustaka, Tokopedia Madani Bookstore, serta Tiktok Madani Berkah Abadi. Kehadiran di platform daring tersebut memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh buku.
Karya Yeni dianggap sebagai langkah konkret mahasiswa Sekolah Vokasi Unpad dalam memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan literasi keuangan nasional. Inisiatif ini sejalan dengan semangat perguruan tinggi untuk melahirkan generasi unggul dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Penerbit Madani Berkah Abadi menyampaikan bahwa karya tersebut diharapkan bisa menjadi referensi penting dalam memperkaya literasi keuangan di Indonesia. Kehadirannya menambah variasi bacaan ilmiah populer yang menggabungkan teori, praktik, dan inovasi.
Lebih lanjut, buku ini juga dapat menjadi bahan pendamping perkuliahan maupun diskusi di berbagai forum edukasi publik. Sebab, isinya tidak hanya menyoroti sejarah dan fungsi uang, tetapi juga dampaknya terhadap pembangunan ekonomi nasional.
Dari sisi substansi, “Konsep Uang” diharapkan mampu memantik kesadaran generasi muda untuk lebih memahami sistem keuangan. Dengan begitu, mereka dapat mengantisipasi risiko ekonomi serta memanfaatkan peluang digitalisasi yang berkembang.
Karya ini sekaligus menjadi bukti bahwa mahasiswa memiliki peran strategis dalam mendorong lahirnya inovasi sosial melalui karya ilmiah. Dengan literasi yang semakin berkembang, masyarakat diharapkan lebih siap dalam menghadapi gejolak ekonomi global.
Sebagai tambahan, peluncuran buku ini juga memperlihatkan konsistensi Universitas Padjadjaran dalam mendukung karya mahasiswa. Dukungan akademis tersebut membuka ruang luas bagi mahasiswa berprestasi untuk terus berkarya dan memberi manfaat.
Pihak kampus menilai bahwa karya Yeni dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain dalam menghasilkan karya akademis yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Hal ini diharapkan memunculkan lebih banyak karya literasi keuangan di masa depan.
Selain itu, kehadiran buku ini menegaskan peran penting pendidikan vokasi dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata melalui karya tulis.
Sebagai bentuk penguatan, buku ini diposisikan sebagai literatur yang menyatukan teori, praktik, serta wawasan ekonomi kontemporer. Dengan demikian, ia tidak hanya relevan bagi pembelajar, tetapi juga praktisi yang bergerak di bidang ekonomi dan keuangan.
Saran dan kesimpulan yang dapat diambil dari peluncuran buku ini adalah bahwa literasi keuangan menjadi kebutuhan mendesak di era digital. Dengan hadirnya karya “Konsep Uang”, masyarakat memiliki alternatif bacaan yang mudah dipahami dan relevan.
Selain itu, karya mahasiswa seperti ini menegaskan bahwa kontribusi generasi muda sangat berarti bagi pembangunan bangsa. Literasi keuangan yang diperkuat melalui edukasi publik dapat mendukung kesejahteraan masyarakat secara lebih merata.
Buku ini juga menjadi pengingat bahwa pendidikan formal dan karya tulis memiliki peran saling melengkapi. Mahasiswa dapat berkontribusi nyata tidak hanya melalui riset, tetapi juga melalui karya populer yang menyentuh masyarakat.
Dari sisi praktis, “Konsep Uang” dapat membantu pembaca memahami dinamika ekonomi yang sedang berlangsung. Hal ini memungkinkan masyarakat lebih siap menghadapi tantangan inflasi, pengelolaan uang, dan digitalisasi sistem keuangan.
Akhirnya, langkah Yeni Setiyowati melalui buku ini patut diapresiasi sebagai teladan generasi muda. Semangatnya dalam menyebarkan literasi keuangan memberi harapan lahirnya masyarakat yang lebih sadar, bijak, dan sejahtera di masa mendatang. (*)
Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v