EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
BTN Bayar KPR Pakai Sampah Ringankan Cicilan Rumah

Sumber dok btn.co.id

BTN Bayar KPR Pakai Sampah Ringankan Cicilan Rumah

BTN meluncurkan program inovatif BTN Bayar KPR Pakai Sampah yang memungkinkan nasabah mengurangi cicilan angsuran KPR melalui pengelolaan sampah rumah tangga. Sampah yang dikumpulkan dan dikonversi menjadi Rekopoin akan ditransfer ke rekening BTN nasabah untuk membayar angsuran.

Agus DJ oleh Agus DJ
1 Oktober 2025
Kategori EKOBIS, EKONOMI, Ekonomi dan Bisnis, KEUANGAN
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Bogor EKOIN.CO – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) meluncurkan sebuah program inovatif yang menggabungkan solusi keuangan dengan keberlanjutan lingkungan. Program ini memungkinkan nasabah mengurangi cicilan angsuran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) melalui pengelolaan sampah rumah tangga. Inisiatif bertajuk “BTN Bayar KPR Pakai Sampah” ini menjadi implementasi nyata komitmen BTN untuk mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam mengembangkan ekonomi hijau, khususnya di sektor perumahan.

Program yang diluncurkan ini secara spesifik berfokus pada pengelolaan sampah dan pembangunan berbasis komunitas. BTN Bayar KPR Pakai Sampah menunjukkan bahwa keberlanjutan lingkungan dapat berjalan selaras dengan keringanan finansial bagi masyarakat. Peluncuran program ini dihelat di Pesona Kahuripan 11, Bogor, pada Sabtu, 27 September.

Baca juga : Presiden Resmikan BTN KPR Subsidi 26 Ribu Unit

Direktur Risk Management BTN, Setiyo Wibowo, menjelaskan dasar pemikiran program ini. Ia menggarisbawahi fakta bahwa setiap individu rata-rata menghasilkan sekitar satu kilogram sampah per hari. Dengan demikian, lanjutnya, satu keluarga yang beranggotakan empat orang dapat mengumpulkan hingga empat kilogram sampah setiap hari.

Padahal, menurut Setiyo, sampah memiliki nilai ekonomi yang seringkali terabaikan. Nilai inilah yang ingin dimanfaatkan oleh BTN untuk kepentingan nasabah. Ia menyampaikan, “Program ini kami rancang agar mendukung keberlanjutan lingkungan sekaligus meringankan beban keuangan masyarakat.”

Berita Menarik Pilihan

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, ini Penyebabnya

Melalui program unik ini, BTN mengajak kolaborasi antara developer dan warga perumahan. Tujuannya adalah untuk mulai memilah sampah sejak dari sumbernya. Sampah yang dikelola dengan baik tersebut kemudian dapat ditukar dengan uang yang secara khusus diperuntukkan mengurangi angsuran KPR nasabah.

Setiyo menegaskan mekanisme insentifnya. “Semakin banyak sampah yang dikumpulkan, semakin besar tabungan yang bisa digunakan untuk mengurangi cicilan,” ujar Setiyo di sela Peluncuran Bayar Angsuranmu Pakai Sampahmu di Bogor. Pernyataan ini memberikan motivasi tambahan bagi nasabah.

Sinergi ESG dan Mekanisme Rekosistem

Setiyo Wibowo menambahkan bahwa program BTN Bayar KPR Pakai Sampah ini sangat sejalan dengan strategi Environmental, Social, and Governance (ESG) yang diterapkan BTN. Program ini bertujuan menghadirkan pembiayaan rumah yang tidak hanya terjangkau, tetapi juga ramah lingkungan.

Baginya, inisiatif ini memiliki makna yang lebih dalam. Setiyo menuturkan, “Melalui program ini, pengelolaan sampah dari rumah bukan hanya sekadar untuk menabung dan mengurangi cicilan KPR, tapi juga menjadi tabungan bagi masa depan bumi yang lebih baik.” Ini menunjukkan dimensi sosial dan lingkungan yang kuat dari program tersebut.

Adapun, implementasi teknis program pengelolaan sampah ini merupakan hasil kerja sama BTN dengan Rekosistem. Rekosistem sendiri merupakan perusahaan pengelola sampah yang memanfaatkan basis teknologi untuk operasionalnya. Kerja sama ini menjamin pengelolaan sampah dilakukan secara profesional dan terukur.

Untuk memfasilitasi pengangkutan sampah dari warga perumahan, tersedia layanan khusus bernama Reko Keliling x BTN. Layanan ini menerima berbagai jenis sampah yang telah dipilah. Jenis-jenis sampah yang dapat disetorkan mencakup plastik, logam, kertas, hingga jenis yang lebih kompleks seperti minyak jelantah dan barang elektronik bekas.

Sampah yang telah disetorkan oleh masyarakat akan melalui proses yang transparan. Sampah tersebut dipilah terlebih dahulu, dicatat, dan kemudian dikonversi menjadi poin yang diberi nama Rekopoin. Nilai poin inilah yang menjadi kunci keringanan finansial.

Nilai dari Rekopoin tersebut selanjutnya akan ditransfer ke rekening BTN nasabah. Dana ini secara spesifik akan digunakan untuk membantu pembayaran angsuran rumah. Mekanisme ini secara efektif mengubah sampah yang biasanya menjadi beban lingkungan menjadi aset yang bernilai.

Proses tersebut menjadikan sampah, yang umumnya berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA) dan menimbulkan masalah lingkungan, kini memiliki nilai nyata. Sampah bertransformasi menjadi tabungan yang membantu meringankan beban cicilan KPR nasabah.

Kontribusi Komunitas dan Dukungan Developer

Ernest Christian Layman, CEO dan Co-Founder Rekosistem, turut memberikan pandangannya mengenai masalah sampah di Indonesia. Ia mengatakan bahwa masalah sampah di tanah air masih sangat pelik. Hal ini disebabkan sebagian besar sampah masih berakhir di TPA dan proses pengelolaannya memakan biaya yang sangat tinggi.

Ernest melihat solusi kolaboratif ini sebagai langkah maju. “Dengan partisipasi masyarakat, sampah bisa dikelola lebih baik dan bahkan membantu mengurangi angsuran KPR. Ini bukan hanya inovasi finansial, tapi juga kontribusi nyata menjaga bumi agar tetap lestari,” ujarnya. Pernyataan ini menyoroti peran sentral masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Angga Budi Kusuma, Direktur Utama Pesona Kahuripan, menyambut baik inovasi dari BTN ini. Ia menilai, program BTN Bayar KPR Pakai Sampah membawa keuntungan ganda yang sangat bermanfaat bagi masyarakat yang membeli rumah di kawasannya.

Angga Budi Kusuma menjelaskan keuntungan tersebut. “Pembeli rumah bisa menukar sampah menjadi tabungan untuk mengurangi angsuran. Di Pesona Kahuripan, sebanyak 3.800 unit sudah menggunakan material ramah lingkungan,” ungkapnya. Ini menunjukkan keselarasan visi developer dengan program green financing BTN.

Perumahan Pesona Kahuripan sendiri memiliki jumlah warga yang sangat besar. Dengan lebih dari 14 ribu warga yang berpotensi berpartisipasi, Angga menyatakan kesiapan penuh perumahan tersebut untuk mendukung program ini.

Dukungan tersebut tidak hanya terbatas pada warga. Mereka juga berencana melibatkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Keterlibatan UMKM diharapkan mampu memperluas manfaat ekonomi dari program BTN Bayar KPR Pakai Sampah ke tingkat komunitas yang lebih luas.

Program BTN Bayar KPR Pakai Sampah ini membuktikan bahwa inovasi di sektor perbankan dapat berperan aktif dalam solusi lingkungan. Inisiatif ini tidak hanya menjadi alat pemasaran yang menarik, tetapi juga memberikan solusi finansial dan lingkungan yang berkelanjutan.

Inisiatif BTN Bayar KPR Pakai Sampah merupakan terobosan green financing yang inovatif dan patut diacungi jempol. Saran utama bagi BTN dan Rekosistem adalah memastikan sistem konversi sampah ke Rekopoin harus sangat transparan, mudah dipahami oleh nasabah, dan memiliki nilai tukar yang kompetitif agar insentif partisipasi tetap tinggi. Mekanisme logistik pengumpulan sampah, terutama di perumahan padat, juga harus efisien dan terjadwal dengan baik.

BTN perlu mengembangkan program edukasi yang berkelanjutan dan masif, tidak hanya tentang pemilahan sampah tetapi juga tentang bagaimana Rekopoin memengaruhi cicilan KPR mereka. Pemahaman yang jelas akan mendorong adopsi yang lebih luas dan berkelanjutan di seluruh jaringan developer mitra BTN, tidak hanya di Pesona Kahuripan.

Selain itu, program ini dapat diperluas untuk mengintegrasikan hasil olahan sampah. Misalnya, menghubungkan hasil penjualan sampah anorganik yang dicacah ke UMKM lokal yang memproduksi barang daur ulang. Ini akan memperkuat dimensi pemberdayaan ekonomi komunitas, sejalan dengan visi ESG BTN.

Sebagai kesimpulan, peluncuran BTN Bayar KPR Pakai Sampah merupakan langkah strategis yang mengawinkan tanggung jawab lingkungan dan keringanan finansial. Program ini tidak hanya mendukung ekonomi hijau dan mengurangi volume sampah ke TPA, tetapi juga memberikan nilai tambah nyata bagi nasabah KPR. Kerjasama dengan Rekosistem dan dukungan developer seperti Pesona Kahuripan menjadi kunci keberhasilan program ini.

Inovasi ini membuktikan bahwa bank dapat menjadi katalisator perubahan perilaku masyarakat. Bank dapat mendorong praktik keberlanjutan dari tingkat rumah tangga. Program ini adalah tabungan untuk masa depan bumi yang lebih lestari, sekaligus solusi cerdas untuk meringankan beban angsuran KPR masyarakat.(*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Tags: BTN Bayar KPR Pakai Sampahekonomi hijauKPRpengelolaan sampahPesona KahuripanRekosistem
Post Sebelumnya

BTN Laba Bersih Rp2 Triliun, Tumbuh 10,48 Persen

Post Selanjutnya

Pangkormar Anjangsana ke Mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Andika Perkasa

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Pertamina mendesak percepatan izin pembebasan cukai di 120 terminal BBM guna mendukung ekspansi produk Pertamax Green yang lebih kompetitif. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pertamina saat ini memiliki ratusan titik distribusi yang berpotensi mengadopsi skema serupa apabila regulasi cukai disederhanakan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat, 6 Februari 2026, ditutup anjlok signifikan di zona merah.

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, ini Penyebabnya

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Namun tenaga itu tak bertahan lama. Tekanan jual kembali datang hingga indeks terperosok ke level terendah 7.888,17. Memasuki sesi berjalan,...

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2026 tetap tinggi sebesar 154,6 miliar...

Post Selanjutnya
Pangkormar Anjangsana ke Mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Andika Perkasa

Pangkormar Anjangsana ke Mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Andika Perkasa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.