Jakarta, EKOIN.CO – Sebanyak 100 debitur Kredit Pemilikan Rumah Sejahtera (KPR Sejahtera) FLPP menerima kunci rumah secara simbolis dalam kegiatan seremonial yang digelar di Jawa Barat, Senin, 15 Juli 2025. Acara ini hasil sinergi lintas lembaga.
Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Pemerintah Provinsi Jawa Barat, BP Tapera, dan bank bjb. Tujuannya adalah mendorong percepatan program nasional sejuta rumah.
Menteri PKP Maruar Sirait menyerahkan kunci secara langsung kepada debitur bersama Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman. Hadir pula Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho dan Direktur Utama Terpilih bank bjb, Yusuf Saadudin.
Dalam keterangannya, Maruar menyatakan bahwa pemerintah akan terus mendorong penyediaan hunian layak bagi masyarakat. “Ini bukti nyata komitmen bersama dalam memberikan rumah yang terjangkau dan layak huni,” ujarnya.
Yusuf Saadudin menambahkan, “bank bjb akan terus menjadi mitra strategis dalam mendukung pembiayaan perumahan, khususnya di Jawa Barat.”
Komitmen terhadap Program 3 Juta Rumah
Sejalan dengan program pemerintah 3 juta rumah, bank bjb menunjukkan konsistensi dalam pembiayaan perumahan. Sejak tahun 2016 hingga pertengahan 2025, bank bjb telah menyalurkan subsidi perumahan kepada sekitar 24.087 debitur di wilayah Jawa Barat.
Sementara itu, total penyaluran KPR Sejahtera FLPP di seluruh jaringan kantor bank bjb di Indonesia mencapai 38.072 debitur. Angka ini mencakup baik pekerja berpenghasilan tetap maupun non tetap.
Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi penting untuk menyeimbangkan kebutuhan hunian dengan ketersediaan pembiayaan. “Sinergi semua pihak adalah kunci dari keberhasilan program ini,” katanya.
Kegiatan penyerahan kunci ini menjadi simbol keberhasilan pemerintah dalam mendorong penyediaan perumahan yang layak dan terjangkau. Momentum ini juga menegaskan peran aktif bank bjb sebagai mitra pemerintah.
“Ini adalah bukti bahwa sektor pembiayaan perumahan masih punya ruang besar untuk tumbuh,” ujar Yusuf.
Solusi Hunian untuk Generasi Milenial
Bank bjb juga memperluas programnya dengan menghadirkan KPR Gaul, produk kredit perumahan khusus milenial. Produk ini memberikan akses mudah dan fleksibel untuk memiliki hunian impian.
Program KPR Gaul ditujukan untuk menjangkau kelompok usia muda yang masih kesulitan mengakses pembiayaan rumah melalui skema konvensional. Fasilitas ini menjadi bagian dari inovasi bank bjb untuk merespons kebutuhan pasar.
“Kami ingin anak-anak muda Jawa Barat dan Indonesia tidak lagi ragu memiliki rumah sejak dini,” tambah Yusuf dalam pernyataannya.
Dengan pendekatan teknologi dan layanan ramah pengguna, program ini diharapkan mendorong peningkatan literasi keuangan sekaligus mendekatkan generasi milenial kepada sistem perbankan.
Langkah-langkah tersebut sekaligus memperkuat posisi bank bjb sebagai lembaga keuangan daerah yang responsif terhadap perubahan dan tuntutan masyarakat modern.
Kegiatan penyerahan simbolis kunci rumah kepada 100 debitur menjadi bukti nyata kolaborasi antara Kementerian PKP, Pemprov Jawa Barat, BP Tapera, dan bank bjb dalam mendukung percepatan program sejuta rumah. Acara ini tidak hanya seremonial, namun juga bagian dari komitmen konkret meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui akses hunian terjangkau.
Bank bjb menunjukkan kinerja signifikan dalam sektor pembiayaan perumahan subsidi, khususnya di Jawa Barat, dengan puluhan ribu debitur telah menerima manfaat. Hal ini memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap bank bjb sebagai institusi perbankan daerah yang kredibel dan berdaya saing.
Program inovatif seperti KPR Gaul juga membuka peluang bagi generasi milenial untuk memiliki rumah sendiri. Dengan sinergi lintas sektor dan kebijakan yang berkelanjutan, cita-cita penyediaan rumah layak bagi seluruh rakyat Indonesia semakin dekat untuk terwujud.(*)