JAKARTA EKOIN.CO – Isu mengenai mundurnya Sigit Purnomo Said atau Pasha Ungu dari kursi DPRD Sulawesi Tengah dipastikan hanya hoaks. Politikus sekaligus musisi tersebut menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menyampaikan pernyataan terkait pengunduran diri.
👉 Ikuti update berita lainnya di WA Channel EKOIN.
Pasha menyebut, duduk di DPRD merupakan amanah masyarakat yang tidak bisa diperlakukan sembarangan. Menurutnya, kabar bohong yang tersebar hanya akan membingungkan publik dan merugikan pihaknya selaku wakil rakyat.
“Tidak ada pernyataan saya ingin mundur. Ini hoaks. Duduk di DPRD itu bukan urusan gampang, ini amanah rakyat dapil kita,” tegas Pasha, Selasa (26/8/2025).
Hoaks Disebut Rugikan Masyarakat
Isu pengunduran diri Pasha mulai ramai diperbincangkan setelah beredar di sejumlah kanal informasi. Namun kabar itu segera diluruskan oleh dirinya secara langsung. Ia menilai, penyebaran hoaks semacam ini dapat merugikan masyarakat luas.
Pasha menekankan, setiap informasi yang diterima masyarakat sebaiknya terlebih dahulu diverifikasi sebelum disebarkan. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk menghindari kesalahpahaman.
“Kalau ada kabar yang meragukan, lebih baik klarifikasi dulu. Jangan sampai masyarakat bingung gara-gara informasi yang tidak benar,” ujarnya.
Sebagai anggota DPRD, ia menegaskan masih memiliki tanggung jawab besar untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat Sulawesi Tengah. Karena itu, ia memastikan akan tetap menjalankan mandat sampai tuntas.
Komitmen Menjalankan Amanah Rakyat
Dalam penjelasannya, Pasha menegaskan dirinya tetap fokus pada pekerjaan legislatif. Ia mengaku tidak terganggu oleh kabar miring karena percaya bahwa masyarakat dapat menilai kerja nyata dibanding isu yang berseliweran.
“Selama rakyat masih memberikan kepercayaan, saya akan terus bekerja. Tugas saya belum selesai,” katanya.
Ia juga mengingatkan, penyebaran hoaks bukan hanya mencoreng nama seseorang, tetapi juga bisa mengurangi kepercayaan publik terhadap lembaga DPRD. Oleh karena itu, menurutnya, kesadaran kolektif dalam melawan berita palsu sangat dibutuhkan.
Pasha berkomitmen untuk tetap dekat dengan masyarakat. Ia menekankan bahwa aspirasi warga Sulawesi Tengah harus tetap menjadi prioritas utama dalam kerja-kerja legislatifnya.
Dengan demikian, kabar yang menyebut dirinya akan mundur dari DPRD dapat dipastikan tidak benar. Pasha menutup pernyataannya dengan menegaskan kembali pentingnya menjaga informasi agar tidak dipelintir oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Kabar mundurnya Pasha Ungu dari DPRD Sulawesi Tengah terbukti hoaks. Ia menegaskan tidak pernah menyampaikan pernyataan demikian.
Isu tersebut diyakini dapat menimbulkan keresahan publik jika terus dibiarkan tanpa klarifikasi.
Sebagai wakil rakyat, Pasha memastikan tetap berkomitmen menjalankan tugasnya sampai masa jabatan berakhir.
Ia mengajak masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi.
Dengan demikian, penyebaran hoaks dapat diminimalisasi dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga wakil rakyat tetap terjaga.
Masyarakat diharapkan semakin cermat dalam memilah informasi di era digital yang serba cepat.
Verifikasi fakta sebelum menyebarkan berita sangat penting untuk mencegah dampak buruk hoaks.
Keterlibatan aktif warga dalam melawan informasi palsu bisa memperkuat literasi publik.
Media juga diharapkan berperan lebih dalam memberikan klarifikasi yang akurat dan berimbang.
Aparat dan lembaga terkait perlu memperketat pengawasan serta menindak pihak-pihak yang terbukti menyebarkan hoaks.
(*)
Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v