SEMARANG, EKOIN.CO – Potensi besar kawasan industri di Jawa Tengah mendorong peluang investasi dari pengusaha Australia. Dalam pertemuan resmi antara perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Duta Besar Australia, pembahasan diarahkan untuk membuka pintu lebih lebar bagi kerja sama sektor industri, pertanian, hingga pendidikan.
Gabung WA Channel EKOIN
Pertemuan yang berlangsung di Semarang ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat hubungan ekonomi antara kedua wilayah. Jawa Tengah dinilai memiliki infrastruktur kawasan industri yang berkembang pesat, sementara Australia memiliki modal dan teknologi yang dapat mendukung peningkatan daya saing industri daerah.
Peluang Investasi dari Australia di Jawa Tengah
Dalam diskusi, Duta Besar Australia mengapresiasi kesiapan Jawa Tengah dalam menyambut investasi baru. Berbagai kawasan industri di wilayah ini dinilai memenuhi standar untuk menampung ekspansi usaha dari luar negeri, termasuk sektor manufaktur dan pengolahan.
Pihak Pemprov Jawa Tengah menyampaikan bahwa iklim usaha di daerah ini kondusif, dengan dukungan regulasi yang memudahkan investor. Selain itu, biaya tenaga kerja dan ketersediaan bahan baku menjadi faktor tambahan yang memperkuat daya tarik Jawa Tengah bagi investor Australia.
Kerja sama ini diharapkan dapat memperluas pasar ekspor produk Jawa Tengah ke Australia. Begitu pula sebaliknya, memungkinkan masuknya teknologi dan inovasi dari Australia untuk memperkuat sektor industri lokal.
Perpanjangan Kerja Sama Sister Province
Selain membahas peluang investasi di sektor industri, pertemuan ini juga menyoroti rencana perpanjangan kerja sama sister province antara Jawa Tengah dan Queensland. Hubungan ini telah terjalin lama, terutama di bidang pertanian dan pendidikan.
“Tidak kalah penting kita akan menjajaki kerja sama dengan Queensland. Jadi nanti akan kita perpanjang karena waktunya habis. Duta Besar akan memfasilitasi perpanjangan sister province dengan Queensland, terutama dari pertanian maupun pendidikan,” ujar perwakilan Pemprov.
Program sister province ini sebelumnya telah memberikan manfaat nyata, seperti pelatihan pertanian modern, pertukaran pelajar, hingga peningkatan kapasitas tenaga pendidik. Dengan perpanjangan kerja sama, kedua pihak optimistis manfaatnya akan semakin meluas.
Kolaborasi ini juga diharapkan menjadi sarana transfer teknologi, baik dalam budidaya pertanian berkelanjutan maupun inovasi pendidikan. Pemerintah Queensland disebut terbuka untuk mengirimkan ahli dan membuka program magang bagi pelajar Jawa Tengah.
Pemprov Jawa Tengah menegaskan bahwa komitmen untuk menarik investasi asing akan diimbangi dengan perlindungan kepentingan masyarakat lokal. Prinsip keberlanjutan akan menjadi prioritas agar perkembangan industri tidak merugikan lingkungan dan sosial.
Duta Besar Australia menambahkan bahwa hubungan baik antara kedua wilayah perlu terus dipelihara, mengingat potensi saling menguntungkan yang besar. Ia juga menggarisbawahi pentingnya komunikasi aktif untuk memastikan setiap rencana dapat direalisasikan secara tepat waktu.
Dengan adanya pembahasan ini, Jawa Tengah diproyeksikan menjadi salah satu destinasi investasi utama bagi pelaku usaha Australia di kawasan Asia Tenggara. Kombinasi sumber daya lokal dan dukungan teknologi asing diyakini mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi yang signifikan.
(*)
Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v